Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan

Lim Corporation melayani penjualan untuk pembelian karung laminasi bermerk atau bisa pula pesan merk sendiri sama seperti keperluan anda. Terkecuali karung laminasi kami juga jual karung putih polos, karung transparan, karung hijau, karung kuning, dan karung krim (krem). Harga karung laminasi dijamin murah karena selekasnya dari pabrik. Kami siap melayani pelanggan di semuanya tempat Indonesia mulai dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, NTT, NTB, dan Papua.

Karung Hijau

Karung hijau seringkali digunakan untuk pengepakan, sekali pakai saja, tidak bisa digunakan berkali-kali. Biasanya karung warna hijau dipakai untuk pengemasan pupuk organik, pengepakan kopra, pengepakan kelapa sawit.

 

Karung Kuning

 

Karung kuning ini umum digunakan untuk tempat gabah, kelapa sawit, cangkang kelapa, cangkang kelapa sawit, kopra, batu bara, dan sebagainya.

 

 

 

 

Karung Laminasi

Karung laminasi yang sudah ada merk salah satunya : Pak Tani, Lele Super, Bianglala, Aprikot, Tomat, Bunga, Putri Agri, Leopard, dan Bianglala. Ada beberapa macam ukuran karung, yaitu :

– Ukuran 5kg : 30 x 50cm
– Ukuran 10kg : 35 x 55cm
– Ukuran 20kg : 40 x 70cm
– Ukuran 25kg : 45 x 75cm

 

 

 

 

Karung Putih Polos

Karung beras putih polos juga ada list Kuning/Orange dan biru. Karung beras putih polos ada beberapa macam ukuran sebagai berikut :
– Ukuran 45 x 75cm
– Ukuran 56 x 90cm
– Ukuran 60 x 100cm
– Ukuran 75 x 115cm

 

 

 

Karung Transparan

Untuk plastik karung beras transparan, segi kanan kiri ada stiping warna merah atau biru. Karung beras transparan ada berbagai mcam ukuran sebagai berikut :
– Ukuran 10kg : 35 x 55cm
– Ukuran 20kg : 40 x 70cm
– Ukuran 25kg : 45 x 71cm
– Ukuran 25kg : 45 x 75cm
– Ukuran 50kg : 56 x 90cm

 

Bila Anda tertarik, Untuk info harga karung beras silahkan hubungi kami :
• SMS/Call : 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | 0852.3392.5564
• Phone : 031-8830487
• E-mail : limcorporation2009@gmail.com

Terima kasih atas perhatiannya & Semoga Bermanfaat.

Salam Hangat,

Lim Corporation

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya

Selamat Datang kembali para sahabat tani di seluruh penjuru Nusantara!!

Hari ini kita akan Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya,
Langsung saja simak di bawah ini!!

Kedelai merupakan tanaman polong-polongan yang banyak dijadikan bahan dasar makanan dari Asia Timur seperti tahu, tempe, dan kecap. Menurut peninggalan arkeologi, tanaman ini sudah dibudidayakan sejak 3500 tahun silam di Asia Timur.
Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Saat ini Amerika Serikat adalah negara produsen kedelai utama dunia.

Pengendalian hama kedelai oleh petani apalagi di daerah sentral produksi sering memakai insektisida secara berlebihan tanpa memperdulikan populasi hama. Selain membutuhkan biaya yang banyak, hal ini juga bisa merusak lingkungan dan menimbulkan kematian serangga berguna. Untuk mengurangi frekuensi pemberian insektisida adalah dengan aplikasi insektisida berdasarkan pemantauan hama.

Penggunaan insektisida hanya dilakukan ketika kerusakan tanaman karena hama diperkirakan dapat memicu kerugian secara ekonomi, atau setelah tercapainya ambang kendali.

Pengendalian hama dilakukan berdasarkan pemantauan. Pengendalian hama secara bercocok tanam (kultur teknis) dan pengendalian secara hayati (biologis) saat ini dilakukan untuk menekan pencemaran lingkungan.

Pengendalian secara kultur teknis
– penggunaan mulsa jerami,
– pengolahan tanah,
– pergiliran tanaman dan tanam serentak dalam satu hamparan,
– penggunaan tanaman perangkap jagung dan kacang hijau.

Pengendalian secara biologis
– penggunaan parasitoid Trichogrammatoidea bactrae-bactrae,
– penggunaan Nuclear Polyhidrosis Virus (NPV) untuk ulat grayak (Spodoptera litura) dan ulat buah (Helicoverpa armigera),
– Penggunaan feromonoid seks yang mampu mengendalikan ulat grayak.

* Baca Juga : Budidaya Jagung Hibrida

Beberapa jenis hama kedelai antara lain :

1. Lalat Kacang atau lalat bibit (Ophiomya phaseoli tryon).

Lalat Bibit

Ciri-ciri :
– Berukuran 1,5 – 2mm, warna hitam mengkilat. Perkembangbiakan sangat cepat, satu ekor betina bisa menghasilkan telur 100-300 butir selama periode dua minggu.
– Telur lalat kacang Berbentuk lonjong, panjang 0,28 – 0,36mm dan lebar 0,12 – 0.20mm, berwarna putih mutiara. Telur menetas setelah umur 2 – 4 hari.

Gejala serangan
– Bercak-bercak tidak beraturan pada biji dan daun,
– Lubang kecil bekas gigitan.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman,
– Insektisida.

 

2. Ulat Grayak (Spodotera litura F)

Ulat Grayak

Ciri-ciri :
– ngengat berwarna gelap dengan garis putih pada sayap depan,
– larva yang masih kecil hidup berkelompok,
– pembentukan pupa diatas permukaan tanah,
– daur hidup 30-61 hari.

 

 

Gejala serangan
– Ulat ini merusak seluruh bagian tanaman.

Pengendalian
– Rotasi tanaman dengan memutus siklus hidupnya.

* Baca Juga : Manfaat Karung Beras & Karung Laminasi

3. Ulat jengkal (chrysodeixis chalcites Esp)

Ulat Jengkal

Ciri-ciri :
– Imago serangga dewasa menaruh telurnya di permukaan bawah daun.
– Larva membentuk kepompong dan dalam anyaman daun, kemudian berubah menjadi pupa.
– Siklus hidup hama ini terjadi selama kurang lebih 30 hari.

 

 

Gejala serangan
– Hama ini bersifat pemangsa segala jenis tanaman (polifag) dan stadium yang membahayakan adalah larva.
– Larva menyerang sekujur bagian tanaman, terutama daun-daunnya sampai menjadi rusak tidak beraturan.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman yang bukan sefamili atau dengan mengumpulkan dan memusnahkannya.
– Jika jumlah populasi hama sampai 85 ekor instar 1 atau 32 ekor instar 2 atau 17 ekor instar 3 per 12 tanaman, lakukan penyemprotan selektif. Jenis insektisida yang ampuh antara lain Dekasulfan 350 EC, folimat 500 SL, Gusadrin 150 WSC, Hostathion 40 EC, atau Matador 25 EC sesuai konsentrasi yang dianjurkan.

 

4. Penggulung Daun (Lamprosema Indicata F.)

Penggulung Daun

Ciri-ciri :
– Larva berwarna hijau terang dan hidup dalam gulungan daun muda.
– Pupa dibentuk dalam gulungan daun yang direkatkan satu sama lain dengan zat perekat yang dimiliki hama tersebut.

 

Gejala serangan
– Hama ini merusak kedelai pada saat tanaman berumur 3-6 minggu setelah tanam.
– Bagian daun digulung dan dimakan sampai tulang daunnya, sehingga daun rusak.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman yang bukan sefamili atau dengan mengumpulkan dan memusnahkannya.
– Pengendalian kimiawi dengan insektisida selektif.

* Baca Juga : Cri-ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen!!

5. Ulat polong atau buah (Heliothis armigera Hbn)

Ciri-ciri :
– Ngengat berwarna wawo matang kekuningkuningan
– Telur kecil-kecil
– Larva berwarna merah tua
– Pupa dibentuk diatas tanah
– Daur hidup 62 hari

 

 

Gejala serangan
– Larva melubangi polong kedelai sehingga rusak.

Pengendalian
– Non kimiawi melalui pergiliran tanaman (bukan sefamili), dengan cara waktu tanam yang serentak, dan mekanis dengan cara mengumpulkan lalu dibasmi.
– Kimiawi menggunakan insektisida misalnya durnban 20EC atau Dipel WP pada konsentrasi yang dianjurkan.

 

6. Penggerek polong (Etiella zinckenella treit)

Ciri-ciri :
– Ngengat warna abu-abu.
– Sayap belakang ditutup sisik jarang warna agak cerah.
– Serangga betina bisa bertelur 73 sampai 300 butir dan menaruhnya pada kelopak bunga kedelai.
– Telur berwarna lonjong dengan ukuran panjang 0.6mm.
– Daur hidup hama 18-41 Hari.

Gejala serangan
– Larva menggerek polong dan tinggal di dalamnya.
– Kerusakan pada bunga menyebabkan tanaman tidak membentuk polong.

 

Sampai disini dulu perjumpaan kita hari ini, Terima kasih telah berkunjung & Semoga bermanfaat.

Apabila anda butuh Karung Beras silahkan hubungi 085233925564 | 087702821277 | 081232584950.
Untuk info harga karung terupdate silahkan klik DISINI

Salam Hangat,

Lim Corporation

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar!!

 

  • Siapkan Lahan

    Tumbuhan singkong memerlukan tanah yang gembur nan subur supaya menghasilkan umbi berkualitas dan ukuran yang maksimal, untuk itu sebelum Anda menanamnya, tanah tempat Anda menanam harus dicangkul terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan teknik gundukan tanah memanjang seperti ketika Anda menanam cabai. Letakkan sampah daun yang nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami di dalam gundukan tanah yang Anda buat tadi. Buatlah aliran air diantara gundukan satu dengan yang lainnya agar tanah gundukan untuk menanam singkong tidak terendam air.

Tanah yang paling sesuai untuk ketela pohon / singkong adalah tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat dan tidak terlalu poros serta kaya bahan organik. Tanah dengan tekstur remah memiliki tata udara yang baik, unsur hara lebih mudah tersedia dan mudah diolah.

Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman ketela pohon / singkong adalah jenis aluvial latosol, podsolik merah kuning, mediteran, grumosol dan andosol.
Derajat keasaman (pH) tanah yang cocok untuk budidaya ketela pohon berkisar antara 4,5 – 8,0 dengan pH ideal 5,8. pada umumnya tanah di Indonesia ber pH rendah (asam), yaitu berkisar 4,0- 5,5, sehingga seringkali dikatakan cukup netral bagi suburnya tanaman ketela pohon.

  • Pengolahan Media Tanam

Pengukuran PH tanah dilakukan dengan menggunakan kertas lakmus, pH meter atau cairan pH tester. Penganalisaan jenis tanah pada contoh atau sempel tanah yang akan ditanami untuk mengetahui ketersediaan unsur hara, kandungan bahan organik.
Penetapan jadwal / waktu tanam berkaitan erat dengan saat panen.

Tahap Pengolahan Lahan

Pembersihan lahan
bersihkan gulma (Tumbuhan pengganggu) yang ada pada lahan. Pembersihan lahan berguna untuk membantu mempermudah perakaran tanaman berkembang dan menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit yang memungkinkan ada.

Pembentukan Bedengan (Guludan)
Bedengan dibuat pada saat lahan sudah 70% dari tahan penyelesaian. Bedengan berperan untuk memudahkan penanaman sesuai dengan ukuran yang diinginkan, memudahkan pembersihan tanaman liar mau pun sehatnya pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Pengapuran (bila diperlukan)
Jika anda Ingin menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang sangat asam(tanah gambut), perlu dilakukan pengapuran. Jenis kapur yang digunakan adalah Kalsit atau Kaptan (CaCO3). Pengapuran dilakukan pada saat pembajakan/pembentukan bedengan kasar bersamaan dengan pemberian pupuk kandang.

Siapkan Bibit dan Tanam
Setelah lahan sudah siap, Anda dapat mulai memilih bibit singkong terbaik dan menanamnya. Dianjurkan untuk memberi jarak antar bibit kurang lebih 7-10 cm agar tidak terlalu rapat. Agar tidak terbalik, ujung bawah yang ditanam ke dalam tanah adalah bagian bibit yang tua.
Dianjurkan untuk memilih varietas unggul yang mempunyai potensi hasil tinggi, disukai konsumen, dan sesuai untuk daerah penanaman.

  • Tekhnik Penanaman

    Penentuan Pola Tanam harus memperhatikan musim dan curah hujan. Pada lahan kering, waktu tanam terbaik ialah awal musim hujan. Jarak tanam yang digunakan pada pola monokulturan adalah 80 x 120 cm.

Sebelum bibit ditanam saya sarankan agar bibit direndam terlebih dahulu dengan pupuk hayati SOT HCS yang telah dicampur dengan air selama 3-4 jam. Setelah itu baru lakukan penanaman di lahan, hal ini sangat baik untuk pertumbuhan bibit.

Penanaman dilakukan dengan meruncingkan ujung stek Ketela Pohon, kemudian tanamlah sedalam 5-10 cm atau kurang lebih 1/3 bagian stek tertimbun tanah. Bila tanahnya keras dan lembab, stek ditanam saja.

* Baca Juga : Teknologi Budidaya Padi Salibu, Sekali Tanam Bisa Tiga Kali Panen!!

  • Perawatan Tanaman Singkong

Merawat Tunas
Jika mulai tumbuh tunas dari bibit yang anda tanam. Anda harus menyingkirkan seluruh gulma yang tumbuh selama tunas muncul agar tanaman tidak kekurangan unsur hara yang merupakan makanannya karena diambil oleh rumput yang tumbuh di sekitarnya.

Pengairan
Anda harus menjaga agar bibit yang ditanam tidak kekurangan air, tetapi usahakan agar tanaman tidak terendam hingga basah.

Pemberian Pupuk
Berikan pupuk kandang, anda bisa membeli atau membuatnya sendiri dari ternak jika anda memiliki ternak. Pupuk kandang berfungsi untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman singkong terutama daunnya.

  • Pemeliharaan Tanaman

    Penyulaman
    Apabila ada bibit yang mati/abnormal segera lakukan penyulaman dengan mencabut dan mengganti. Penyulaman dilakukan saat pagi atau sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas.

Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk membuang segala jenis tanaman pengganggu yang ada disekitar tanaman. Dalam satu musim, penyiangan paling tidak dilakukan 2 kali. Periode kritis(periode tanaman harus bebas dari tanaman pengganggu) adalah antara 5-10 minggu setelah tanam. Jika tanaman pengganggu tidak terkendali selama periode kritis tersebut, produktivitas dapat turun sampai 75% jika dibandingkan dengan kondisi tanpa gangguan tanaman liar.

Pembubunan
Menggemburkan tanah disekeliling tanaman dan buat seperti gundukan. Pada saat melakukan pembubunan saya sarankan bersamaan dengan penyiangan, hal ini dapat menghemat biaya. Apabila tanah disekitar pohon terkikis karena hujan atau karena yang lain, maka perlu dilakukan penimbunan ulang.

Perempelan
Perempelan atau pemangkasan tunas, sangat penting dilakukan karena minimal setiap pohon harus mempunyai 2 atau 3 cabang, hal ini agar batang pohon tersebut bisa digunakan sebagai bibit lagi dimusim tanam mendatang.

Pengairan Dan Penyiraman
Dari mulai tanam hingga umur 4-5 bulan, kondisi lahan harus selalu dalam keadaan lembab, tapi tidak terlalu becek. Pada tanah kering perlu dilakukan penyiraman dan pengairan. Diwaktu musim kering, penyiraman dilakukan dengan cara menyiram langsung, tetapi cara ini dapat merusak gundukan tanah di pangkal pohon. Kalau saran saya, lakukan dengan system genangan dengan tujuan agar air dapat meresap ke tanah.

* Baca Juga : Budidaya Jagung Hibrida!!

  • Panen

Ciri dan Umur Panen
Ketela pohon dapat dipanen pada saat pertumbuhan daun bawah mulai berkurang. Warna daun menguning dan banyak yang rontok. Usia panen tanaman singkong adalah sekitar 6-8 bulan untuk jenis Genjah dan 9-12 bulan untuk jenis Dalam.

Oke, cukup sampai disni dulu pembahasan kita kali ini tentang Tanaman Singkong/Ketela Pohon. Terima kasih telah berkunjung & sampai jumpa lagi!!

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Budidaya Jagung Hibrida

 

1. PERSIAPAN LAHAN

Lahan yang diperlukan :
Tanah subur dan tidak mudah tergenang air.
Memiliki cukup bahan organik.
pH netral sampai agak asam (5,5 – 7).
Kemiringan tanah tidak lebih dari 8%.
Ketinggian 0 – 700 mdpl.
Jenis tanah liat berlempung, tanah lempung atau tanah lempung berpasir.
Areal yang memiliki persediaan air yang cukup
Terkena Sinar Matahari penuh (tidak terhalang pohon atau bangunan yang tinggi)
Lakukan pengolahan lahan dengan baik, agar tanah menjadi gembur dan tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Manfaat pengolahan lahan :
Memperbaiki Struktur Tanah.
Memperbaiki Aerasi Tanah.
Membunuh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Menghambat tumbuhnya gulma.
Melancarkan Drainase (pemasukan dan pembuangan air)

Jenis Pengolahan Lahan :
a. Olah Tanah Konvensional
Adalah cara mengolah tanah dengan cara dibajak secara manual ataupun mekanis supaya tanah menjadi lebih gembur, subur dan mudah ditanami.

b. Olah Tanah Sistem TOT
Adalah metode pengolahan tanah minimum untuk menghemat biaya, sehingga lebih efisien dan tercapai tujuan konservasi lahan.

 

2. PERSIAPAN BENIH

Dalam menentukan benih berkualitas dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu :
a. FISIK
Ukuran benih seragam.
Bebas jamur/hama gudang.
Daya kecambah baik.

b. MORFOLOGIS
Sifat yang khas.
Tanaman seragam.
Tahan cekaman lingkungan.

c. PERTUMBUHAN
Pertumbuhan awal/vigor kokoh.
Tahan hama dan penyakit.
Tanggap terhadap pemupukan.
Memiliki perakaran yang kuat.

d. HASIL

– Kelobot tertutup rapat
– Ukuran tongkol besar
– Produksi tinggi
– Rendemen tinggi
– Biji rapat dan berat
– Biji tertata rapi
Pemilihan benih yang berkualitas, dapat meningkatkan produksi dan keuntungan petani.

3. PENANAMAN

a. MANUAL
Sebaiknya lakukan penanaman saat kondisi tanah lembab, setelah hujan atau setelah diairi. Penanaman secara manual dilakukan dengan cara ditugal. Lubangi tanah sedalam ± 3 cm, masukkan benih 1-2 biji ke lubang lalu ditutup dengan tanah atau pupuk organik.

b. MEKANIS
Penanaman mekanis dapat dilakukan menggunakan PLANTER yang ditarik traktor. Dengan menggunakan Planter anda bisa melakukan penanaman sekaligus pemupukan.

* Baca Juga : Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi

4. PEMUPUKAN

Pemupukan secara manual dilakukan dengan menggunakan tugal. Buatlah lubang di pinggir tanaman dengan jarak sekitar 5-10 cm, lalu pupuk dimasukkan ke dalam lubang dan ditutup dengan tanah.Setelah pemupukan lakukan pengairan.

Lakukan pemupukan secara berimbang, yaitu pemupukan dengan melengkapi semua unsur makro yang dibutuhkan tanaman, yakni unsur N, unsur P, unsur K. Supaya semua unsur tersebut tercukupi, dianjurkan untuk menggunakan NPK 15:15:15 dalam aplikasi pemupukan.

Aplikasi pemupukan secara manual adalah sebagai berikut (per hektar) :
Pemupukan pertama dilakukan bersamaan dengan menugal 5 cm dari lubang tanam. Kebutuhan pupuk, untuk pupuk dasar ini adalah : Urea 200 kg / Hektar, SP36 150 kg / Hektar dan Kcl 100 kg / Hektar atau menggunakan pupuk majemuk NPK Grand S-15 200 – 250 kg / Hektar. Ketika tanaman berusia 21 – 25 hari dan 35 – 40 hari setelah tanam, pemupukan kedua dan ketiga dilakukan dengan memberikan urea 200 kg / hektar atau 2,5 – 3 gram tiap tanaman. Pemupukan kedua dan ketiga dilakukan dengan menugal 10 cm dari tanaman serta tutup dengan tanah dan sekaligus sebagai pembumbunan dan pendangiran.

Difisiensi Pupuk

Kekurangan Fosfor (unsur P) memiliki ciri daun yang berwarna ungu kemerahan, terutama pada tanaman yang masih muda.
Kekurangan Nitrogen (unsur N) memiliki ciri warna kekuningan pada ujung daun dan berkembang sepanjang tulang daun utama.
Kekurangan magnesium (unsur micro mg) biasanya muncul garis-garis putih di sepanjang tulang daun dan seringkali timbul warna ungu di bagian bawah daun tua.
Kekurangan Kalium (unsur K) memiliki ciri bentuk tongkol yg tidak sempurna dan ujung tongkol tidak berbiji penuh, dan bijinya jarang.

* Baca Juga : Ciri-Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen

5. PENGENDALIAN GULMA

Pengendalian gulma/rumput dilakukan pada saat tanaman berumur 30 hari setelah tanam, dengan cara penyemprotan herbisida pada sela-sela tanaman jagung serta hindari terkena langsung dengan tanaman jagung (dianjurkan memberi sungkup pada nozzle).

Produsen Karung Beras

6. PENGAIRAN

Pengairan merupakan faktor penting dalam budidaya tanaman jagung. Kekurangan air berpengaruh pada produktivitas tanaman. Kelebihan air juga menyebabkan tanaman jagung mati. Lakukan pengairan setiap 10 hari sekali dengan cara mengalirkan pada larikan dan secepatnya dibuang dan dipastikan tidak ada yang menggenang.

Apabila lahan yang digunakan merupakan lahan tanpa irigasi atau lahan darat yang tidak mempunyai persediaan air (sungai, danau, rawa, dll) maka pengairan bisa dilakukan dengan sistem irigasi sumur atau disiram secara manual. Buatlah sumur di dekat area lahan sebagai sumber pengairan. 10 hari menjelang panen sebaiknya pengairan dihentikan agar proses pengeringan tongkol dapat dipercepat.

7. PANEN

Jagung bisa dipanen saat berusia sekitar 105 hingga 115 hari. Agar kadar air biji jagung rendah maka biarkan jagung di batangnya hingga benar-benar kering. Ciri-ciri jagung siap panen :
Klobot sudah berwarna coklat,
Rambut berwarna hitam dan kering,
Biji jagung jika ditekan dengan kuku tidak membekas,
Terdapat titik hitam di bagian lembaga biji jagung.

a. Panen Manual
Dianjurkan untuk tidak dilakukan pemocokan (daun diatas tongkol dipotong) saat tanaman jagung berumur 90-100 hari, karena dapat menyebabkan produksi jagung menurun. Petik jagung yang sudah siap panen dari batangnya langsung.

b. Panen Mekanis
Pada lahan yang luas dan kurang tenaga kerja, panen sebaiknya dilakukan secara mekanis dengan menggunakan HARVESTER. Dengan menggunakan alat ini, jagung yang dipetik akan langsung dipipil. Sebab itulah perlu diperhatikan kadar air jagung saat dilakukan panen.

Demikian pembahasan kita kali ini Terima kasih telah berkunjung & Semoga bermanfaat.

Jika Anda butuh karung beras, silahkan hubungi 085233925564 | 087702821277.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jual Berbagai Jenis Karung Plastik, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Laminasi (Laminating), Karung Cream/Kuning, dan Karung Bagor (Roll)

karung beras 10

LIM CORPORATION Produsen & Distributor Karung Plastik (Woven Bag), melayani kebutuhan berbagai jenis karung untuk kebutuhan Anda. Harga lebih MURAH, harga pabrik. Kami sudah cukup lama berpengalaman melayani customer dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, NTB, dan Papua. Jadi, jangan ragu lagi, pastikan kebutuhan karung Anda pada kami, Transaksi dijamin AMAN & NYAMAN.

Berbagai jenis karung plastik yang kami sediakan antara lain :

1). Karung Beras Laminasi (Printing)

Karung laminasi ini dijual dengan merk yang diperuntukkan secara umum. Merk karung laminasi yang tersedia yakni : Pak Tani, Bunga, Lele Super, Bianglala, Cendrawasih, Putri Agri, Kepala Singa, Aprikort, Tomat & Cherry, dll.

Untuk karung laminating ini ada 2 macam jenis:

• Karung 100% laminasi :
– Ukuran 5 kg   : 30 x 50 cm
– Ukuran 10 kg : 35 x 55 cm

• Karung 50% laminasi (satu sisi laminasi) :
– Ukuran 20 kg : 40 x 70 cm
– Ukuran 25 kg : 45 x 75 cm

*Baca Juga : Ini Dia Teknologi Budidaya Padi Salibu, Sekali Tanam Bisa Tiga Kali Panen

2). Karung Transparan

Karung transparan 10.10.D.650 (anyaman 10×10, ketebalan 650). Karung transparan biasa digunakan untuk pengepakan/pengemasan barang atau juga untuk wadah beras. Ukuran karung transparan :

–  10kg 35 x 55 cm
–  20kg 40 x 70 cm
–  25kg 45 x 71 cm
–  25kg 45 x 75 cm
–  50kg 56 x 90 cm

3). Karung Putih Polos

Karung putih polos biasa digunakan untuk pengepakan/pengemasan barang, beras, pakan ternak, pupuk, gabah, dll. Karung putih polos juga dipakai untuk karung pengemasan beras Bulog. Ukuran karung putih polos :

– Ukuran 45 x 75cm
– Ukuran 56 x 90cm, 10.10.D.600 (anyaman 10×10, ketebalan 600)
– Ukuran 56 x 90cm, 10.10.D.800 (anyaman 10×10, ketebalan 800)
– Ukuran 60 x 100cm
– Ukuran 60 x 100cm, 10.10.D.700 (anyaman 10×10, ketebalan 700)
– ukuran 75 x 115cm

4). Karung Warna Cream & Kuning (Karung Daur Ulang)

Karung cream & kuning ini dibuat dari bahan campuran daur ulang. Biasanya digunakan untuk pengepakan batu bara, gabah, pupuk organik, pasir, dan lumpur, sifatnya sekali pakai, karena tidak bisa tahan lama seperti karung jenis lainnya. Karung warna cream & kuning 10.10.D.650 (anyaman 10×10, ketebalan 650). Ukuran karung cream & karung kuning :

– ukuran 56 x 90 cm
– ukuran 60 x 100 cm
– ukuran 75 x 115 cm
– ukuran 75 x 125 cm

Minimal order 5.000 lembar, boleh campur berbagai jenis karung, minimal per jenis 1000 lembar.
# Mohon maaf, saat ini kami belum bisa mengerjakan pesanan karung ukuran khusus (custom)

*Baca Juga : Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen

5). Karung Bagor (Karung Roll)

Sedangkan karung roll atau bagor ini biasanya digunakan untuk pengepakan barang di pergudangan atau expedisi. Di kemas dalam bentuk roll, agar bisa fleksibel dalam pemakaiannya, bisa dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan.
– ukuran 1,2m x 50m
– ukuran 1,2m x 70m
– ukuran 1,2m x 90m
* Khusus karung bagor/roll minimal order 20 roll = 1 ball.

Karung Beras 2 (1)

Pemesanan Karung Sablon & Karung Laminasi (Printing) Merk Khusus

Kami melayani pemesanan karung laminasi 9printing) dan karung sablon merk khusus sesuai permintaan Anda.
Kami melayani pesanan karung laminasi dan karung sablon merk khusus
– Karung laminasi printing minimal order 30.000 lembar
– Karung putih polos/transparan sablon minimal order 5000 lembar.
Keterangan lebih lanjut silahkan hubungi admin kami pada jam kerja pkl. 08.15-16.00 WIB (Minggu & Hari Besar Libur), di nomor: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950 (Call/SMS/WA).

Harga Karung Plastik

Untuk informasi update harga karung plastik, harga karung putih polos, harga karung transparan, harga karung laminasi, harga karung krem/kuning, dan harga karung bagor/roll silahkan klik DISINI.
Untuk pemesanan karung plastik, silahkan hubungi kami:
Telp : 031- 8830487
Call/SMS/WA: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi

hama keong mas.jpg

Keong mas adalah hama yang selalu membuat para petani resah, oleh sebab itu untuk mengatasinya dibuthkan ketekunan dan kegiatan rutin yang harus dilakukan. Para petani membutuhkan cara yang tepat untuk mengatasi dan memberantas hama yang satu ini. Hama keong mas bisa diatasi dengan berbagai cara yang mudah tanpa biaya. Namun ada juga beberapa penanganan yang memerlukan biaya dalam mengatasi hama yang satu ini. Tergantung dengan situasi populasi keong mas yang menyerang tanaman seberapa banyaknya.

TEKNIK PENGENDALIAN
1. Mengumpulkan Telur dan Keong Mas
Pengambilan serta pengumpulan telur dan keong mas dikerjakan pada pagi atau sore hari telur keong mas.jpgdi tempat-tempat yang tergenang. Keong mas memiliki kebiasaan hidup di persawahan yang tergenang. Langkah tersebut sangat efektif jika dikerjakan secara dini, masal dan terus menerus. Keong dewasa yang dikumpulkan bisa dijadikan makanan untuk manusia atau ternak bebek sebab memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, sedangkan telur yang terkumpul dimusnahkan dengan membenamkannya ke persawahan sehingga telur-telurnya tidak akan menetas.

2. Membuat Penghalang Plastik Pada Persemaian
Dengan memasang plastik pada sekeliling persemaian dengan tujuan agar keong mas tidak bisa masuk ke dalam persemaian sebab keong mas lebih menyukai tanaman yang muda. Selain itu keong mas tidak dapat merangkak ke persemaian dikarenakan sifat plastik yang halus sehingga kesulitan untuk masuk kepersemaian. Pemasangan plastik harus sampai dasar tanah dan potongan kayu atau bilah ditancapkan di bagian dalam plastik maka keong mas tidak dapat masuk kepersemaian.

3. Mengerjakan Penyulaman Tanam
Di daerah yang endemis keong mas bisa dilakukan dengan cara melakukan penyulaman tanaman padi yang terserang. Dengan begitu tanaman padi tidak bolong bolong jadi pertumbuhan tanaman padi menjadi merata. Dengan demikian pada daerah yang endemis keong mas penggunaan benih lebih tinggi dari pada daerah yang non endemis keong mas.

4. Membuat Tongkat/Kayu Pada Tanaman Padi
keong sawah.jpgPada umumnya sikap keong mas bila bertelur di tempat yang tidak tergenang air atau kering di pertanaman padi, tongkat kayu atau galengan. Dengan sikap keong mas tersebut maka dilakukan pemasangan tongkat/kayu di areal persawahan dengan tujuan agar bisa merangkap keong mas saat melakukan peneluran. Lalu mengumpulkan telur-telur yang diletakkan di tongkat/kayu jadi dapat mempermudah dalam pengumpulan. Setelah telur dikumpulkan, telur-telur tersebut dimusnahkan dengan cara membenamkan ke dalam persawahan atau di kubur, jangan dibuang di saluran irigasi sebab akan mempercepat dalam penyebaran keongmas.

5. Membuat Parit-Parit Disekitar Persawahan
Sifat keong mas yang suka di tempat yang berair jadi dalam pengendaliannya dilakukan dengan cara membuat parit-parit di sekitar persawahan sehingga keong mas akan mengumpul di parit-parit tersebut. Sesudah mengumpul di parit lebih mudah untuk melakukan pengambilan keong mas. Dengan begitu keong mas yang terkumpul bisa dijadikan makanan manusia atau ternak.

6. Melepas Bebek
Bebek adalah binatang pemangsa keong yang cukup potensial, sehingga dapat dilepas secara berkala. Pada saat panen biasanya bebek dilepas untuk mengais rontokan padi serta memakan keong-keong kecil dan telur. Dengan begitu populasi keong bisa ditekan adanya pelepasan bebek dilahan persawahan.

Demikian langkah untuk mengendalikan hama keong mas pada tanaman padi, semoga artikel ini bisa menambah manfaat dan pengetahuan.

Karung Beras 2 (1).jpg

Melayani Pemesanan Karung Beras
Kami produsen karung beras, karung laminasi di Sidoarjo Jawa Timur. Kami melayani pemesanan karung printing & sablon dengan merk khusus/merk sendiri. Kami juga melayani kebutuhan karung putih polos, karung transparan. Info harga silahkan sms/call di 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564. Info selengkapnya tentang produk silahkan klik saja disini DISINI.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ini Dia Teknologi Budidaya Padi Salibu, Sekali Tanam Bisa Tiga Kali Panen

pari

Teknologi Budidaya Padi Salibu ialah terobosan baru untuk memacu dan meningkatkan produktivitas hasil panen padi bagi para petani dan meningkatkan produktifitas nasional.Dengan Teknologi Budidaya Padi Salibu yang sederhana dan tidak rumit , terbukti lebih efisien dan murah dibandingkan teknik budidaya padi biasa. Hasil panennya pun bisa berlipat serta dapat dilakukan panen berkali-kali hanya dengan satu kali tanam.

Bagaimana caranya ?

Teknologi Budidaya Padi Salibu yakni teknik menaman padi dengan cara memanfaakan rumpun padi sisa panen. Rumpun tersebut digunakan sebagai penghasil tunas atau anakan yang baru dan di pelihara setelah batang sisa panen ditebas/dipangkas sebelumnya. Tunas akan muncul dari buku yang ada didalam tanah tunas ini akan mengeluarkan anakan dan akar baru sehingga suplai Unsur hara tidak lagi tergantung pada batang lama, tunas ini bisa membelah atau bertunas lagi sama halnya seperti padi tanaman pindah biasa.
Tunas tersebut berfungsi sebagai penganti bibit pada sistem tanam biasa/pindah bibit.

*Baca Juga : Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen

Hal Inilah yaang menyebabkan pertumbuhan dan produksinya sama atau lebih tinggi dibanding tanaman pertama (induknya).
Teknologi Budidaya Padi salibu tentunya berbeda dengan padi ratun (ratoon) atau dalam bahasa sunda disebut turiang.
Turiang adalah padi yang tumbuh dari batang sisa panen tanpa dilakukan pemangkasan pada batang, tunas akan muncul, suplay hara tetap dari batang lama.

Berikut Langkah – Langkahnya dalam Teknologi Budidaya Padi salibu :

#1. Persiapan lahan Pada Teknologi Budidaya Padi Salibu

#2. Segera setelah Tanaman padi dipanen lahan digenangi air setinggi ±5 cm selama 2-3 hari, dan jangan di biarkan dalam kondisi lahan sawah terlalu kering,

#3. Setelah sawah di genangi selama 2 – 3 hari kemudian saluran pembuangan air dilepas kembali.

Hal tersebut di lakukan bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah dan menghindari agar batang padi yang masih berdiri tidak mati kekeringan.

Pemberian Pupuk Organik/Pupuk Kandang

Sebelum melakukan pemotongan batang padi sisa panen, lakukan pemberian pupuk kandang/pupuk Organik pada lahan sawah dengan kebutuhan 1 ton/ha.
Pemotongan batang padi sisa panen dilakukan pada pangkal batang menggunakan mesin potong rumput dengan ketinggian 3-5 cm dari permukaan tanah. Selanjutnya masukan semua jerami baik sisa pemanenan ataupun bekas pemotongan batang padi, ditabur merata pada permukaan sawah dan pastikan tunggul padi tidak tertutup oleh tumpukan jerami,jika tunggul jerami tersebut tertutup maka tunas baru tidak akan tumbuh.

Pemupukan Dan Pelumpuran Tanah

umur-11-hari-setelah-direndam

pada teknologi Budidaya Padi Salibu pemupukan pertama dilakukan setelah dua minggu sesudah pemotongan pangkal batang atau setelah sebagian besar tunas muncul ke permukaan. pemupukan dilakukan dengan cara menaburkan pupuk diantara rumpun padi secara merata dengan dosis berdasarkan sepesifik lokasi (kondisi setempat). Untuk menjaga pertumbuhan padi dan ketersediaan air maka pertahankan kondisi air dipermukaan lahan dalam keadaan macak – macak, dengan saluran masuk dan pengeluaran air dalam keadaan tertutup. pelumpuran tanah di persawahan dilakukan dengan cara menginjak –injak tanah dan jerami diantara rumpun padi sampai jeraminya terbenam kedalam tanah. Perlakuan dengan menginjak – injak tanah dan jerami tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melumpurkan tanah dan mempercepat proses pelapukan jerami selain itu juga sebagai upaya untuk penyiangan.

*Baca Juga : Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Pengendalian Hama dan Penyakit ( OPT )

Pengendalian hama dan penyakit tanaman padi dilakukan berdasar pendekatan Pengendalian Hama Terpadu ( PHT) dengan memadukan teknik-teknik pengendalian yang berwawasan ekologi dan ramah lingkungan.

Panen dan Pasca Panen

Pada teknologi budidaya padi salibu panen bisa dilakukan pada umur ± 90 hari.
Jika pemanenan terlambat maka akan mengakibatkan banyak biji yang tercecer sehingga dapat mengurangi produksi. 10 hari menjelang panen sebaiknya lakukan pengeringan sawah, yang bertujuan untuk menyerempakkan pematanagan gabah.

( Sumber : Teknologi Budidaya Padi Salibu – nuansatani.com )

0ff67-karung2bberas2b2
Jika Anda ingin mengetahui Info Harga Terupdate karung silahkan klik disini.
Untuk info pemesanan karung silahkan hubungi kami:
SMS/Call/WA di: 0812.3258.49500877.0282.12770852.3392.5564.
Email : limcorporation2009@gmail.com

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment