Karung Beras Solusi Jitu Pasca Panen Kacang Hijau, Lebih Aman Dan Mutu Terjaga

kacang hijau

Jika sudah melewati tahap penanaman serta pemeliharaan kacang hijau tahap yang berikutnya yaitu proses panen serta pasca panen. Tahap pasca pemanenan merupakan beberapa cara penanganan yang dilaksanakan pada hasil pertanian sesudah panen sampai komoditas ada di tangan konsumen. Tujuan dari penanganan pasca panen yaitu supaya hasil tanaman tersebut dalam kondisi baik dan sesuai untuk bisa segera dikonsumsi atau dipakai untuk bahan baku pengolahan. Keuntungan melaksanakan penanganan pasca panen yang baik yaitu :

– Hasil panen yang bisa dikonsumsi jumlahnya lebih banyak
– Penanganan pasca panen lebih murah.
– Waktu yang dibutuhkan lebih singkat (pengaruh penanganan untuk peningkatan produksi baru terlihat 1–3 bulan kemudian yaitu ketika panen, pengaruh penanganan pasca panen bisa terlihat 1–7 hari sesudah perlakuan)
– Bisa mencegah kehilangan nutrisi.

A. Panen

Perlu diperhatikan untuk penentuan waktu dan cara panen. Tanpa memperhatikan kedua hal tersebut maka hasil yang diperoleh tak akan maksimal. Karena itu, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan penentuan waktu dan cara panen kacang hijau yang baik yaitu :

a. Ciri dan Umur Panen
Menentukan panen sangatlah penting, supaya tak terlambat dan membuat biji berceceran dilapangan. Umur tanaman kacang hijau yang sudah siap dipanen yaitu tergantung dengan jenis varietasnya. Untuk jenis varietas genjah sekitar 58–65 hari, sedangkan untuk jenis varietas berumur panjang sekitar 100 hari. Berikut ini ciri-ciri tanaman kacang hijau yang sudah siap untuk dipanen :

– Pemanenan bisa dilaksanakan jika polong sudah kering dan gampang pecah, polong mempunyai warna coklat sampai hitam, tergantung dengan jenis varietas yang ditanam.
– Sebaiknya pelaksanaan pemanenan dikerjakan pada pagi hari atau sore hari, untuk menghindari pecahnya polong.
– Sebelum dikupas, untuk polong yang sudah dipanen dijemur di lantai penjemuran, ketika kondisi cuaca panas.
– Ketika waktu penjemuran usahakan supaya jenis varietas yang 1 tak tercampur dengan jenis varietas yang lainnya.
– Apabila sudah kering, polong dikupas dengan cara memasukkan ke dalam karung kemudian di tebah.
– Jika sudah terlepas dari polong, biji ditampi untuk memisahkan dari kulit dan kotoran lainnya yang masih menempel.
– Untuk biji yang sudah bersih dijemur lagi sampai benar-benar kering, kemudian barulah disimpan.

Baca Juga :

b. Cara Panen
Pemanenan polong kacang hijau yaitu dengan cara dipetik satu per satu dengan memakai tangan. Untuk varietas yang polongnya matang bersamaan, pemungutan hasil bisa dilaksanakan dengan pemotongan tangkai polong. Alat yang dipakai berupa pisau atau sabit yang tajam. Sebaiknya pemanenan dilaksanakan pada pagi hari untuk menghindari pecah polong ketika panen. Polong hasil panen dikumpulkan dan segera dimasukkan ke dalam tempat yang tak berlubang (karung atau keranjang yang anyamannya rapat).

c. Periode Panen
Proses pemanenan polong dari beberapa varietas kacang hijau matang secara bersamaan bisa dilaksanakan 1 kali. Tetapi, untuk beberapa varietas yang lainnya, pemanenannya dilaksanakan sekitar 2–3 kali.

B. Pascapanen

Ada beberapa tahapan pascapanen antara lain pembijian, pemisahan biji dari polongnya. Sesudah proses pembijian, dilaksanakan pengeringan, penyimpanan, dan kemudian tahap yang terakhir yaitu pengemasan dan pemasaran.

– Pembijian
Untuk biji kacang hijau sangat gampang lepas dari kulit polongnya jika kering. Sebab kacang hijau dijemur terlebih dulu jadi kulitnya kering. Untuk polong yang kulitnya sudah kering, kemudian masukkan kedalam karung dan dipukul-pukul dengan kayu atau bambu sampai polong pecah. Jika sudah selesai biji kemudian dipisahkan dengan cara ditampi.

– Pengeringan
Jika biji yang sudah bersih dikeringkan dengan cara dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering jika ada. Ciri biji yang sudah kering kadar airnya sekitar 10%-12%. Apabila biji benar-benar kering, maka semakin baik karena biji lebih tahan lama ketika disimpan.

– Penyimpanan
Wadah atau karung yang berisi kacang hijau disimpan pada ruangan yang sejuk, kering, bersih dan bersirkulasi udara baik. Sebaiknya untuk wadah penyimpanan jangan yang terbuat dari plastik karena biji akan lembab dan mudah rusak, sebaiknya wadah berupa karung goni atau karung beras. Daya tahan kacang hijau berbeda-beda, Biji bisa bertahan dengan kualitas tetap baik selama 1 tahun itu tergantung dengan cara penyimpanannya.

– Pengemasan
Untuk biji kacang hijau harus dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tak diinginkan. Tujuannya supaya tak menurunkan kualitas dan mutu dari kacang hijau. Cara ini juga sangat bermanfaat untuk menghindarkan atau menekan serangan jamur serta hama selama waktu penyimpanan. Jika biji sudah bersih dari kotoran, kemaslah biji sesuai dengan permintaan pasar. Umumnya, kemasan yang dipakai di pasar berupa plastic yang transparan.

– Pemasaran
Proses pemasaran kacang hijau yang berlaku di masyarakat sekarang ada 2 sistem. Yang pertama yaitu sistem pasaran bebas, artinya petani bebas melaksanakanpenjualan kapan saja. Dan sistem yang kedua yaitu sistem kontrak beli, artinya produsen dan pembeli sudah melaksanakan perjanjian jual-beli sebelum kacang hijau ditanam. Dengan sistem yang kedua ini lebih menguntungkan kedua belah pihak karena sudah ada kepastian produksi dan harga.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, Karung Polos ataupun Karung yang lainnya untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in beras, Jagung, karung, Padi, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s