Tips Jitu Penanganan Biji Jagung Dengan Karung Beras, Lebih Fleksibel Dan Awet

biji jagung

Jual Karung Beras Untuk Pasca Panen – Lim Corporation

Jagung yaitu tanaman selain padi yang sering dibudidayakan para petani Indonesia, sebagai bagian dari famili poaceae jagung penuh dengan karbohidrat dan menjadi bahan pangan utama di beberapa negara dan sebagian kecil daerah di Indonesia. Kadar karbohidrat dari jagung cukup tinggi yaitu 72,4gr per 100gr jagung dan bila dibandingkan dengan kadar karbohidrat padi sebesar 78,9gr per 100gr beras maka tak ada perbedaan yang terlalu besar dan bisa dipertimbangkan menjadi bahan penganti beras.

Dalam proses pembudidayaanya cukup gampang karena persyaratan tumbuh untuk jagung bisa dipenuhi mengingat keberagaman topografi sebagai hasil dari luasnya wilayah Indonesia. Jagung yang siap dipanen akan menjalani beberapa proses pascapanen yaitu meliputi :

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemanenan
Ketika proses pemanenan, penentuan untuk umur panen sangat perlu diperhitungkan karena jika jagung dipanen sebelum waktu panen akan mengakibatkan banyak butir muda yang belum matang terpanen, dan membuat kualitas jagung menurun dan juga dengan daya simpannya pun akan menurun. Sebaliknya jika dipanen melebihi umur panen, jagung akan mengalami kenaikan degradasi nutrisi yang mengakibatkan kehilangan hasil serta ancaman dari tumbuhnya jamur dan cendawan dengan tanda-tanda klobot dan atau biji berwarna kehitam-hitaman, putih dan kehijauan. Ciri-ciri jagung yang sudah memasuki umur siap panen yaitu jagung berumur 7-8 minggu sesudah berbunga, daun dan batang tanaman mulai menguning dan berwarna cokelat pada kadar air 35%-40%. Penentuan umur panen juga bisa bervariasi sesuai varietas jagung yang ditanam.

Alat dan mesin yang dipakai dalam proses pemanenan jagung meliputi sabit dan corn harvester yang pada tahun 2015 sudah memperoleh pujian dari Menteri Pertanian karena dengan memakai alat pemanen ini bisa menekan biaya panen sampai 60%. Untuk pemanenan dengan cara konvensional memakai sabit ada 2 tipe pemanenan yaitu jagung tongkol dengan klobot dan pemanenan jagung tongkol tanpa klobot. Pada pemanenan jagung dengan klobot, jagung berkadar air tinggi yaitu sekitar 30%-40% dan jagung disabit setinggi pinggang, Kemudian jagung segera dipetik dan dipisahkan dari kelobotnya. Jagung yang sudah bersih kemudian dimasukkan dalam keranjang. Kemudian untuk jagung tanpa klobot, jagung mempunyai kadar air rendah sekitar 17%-20% dan jagung dipisahkan terlebih dulu dari klobotnya kemudian Jagung dipetik tanpa harus menyabit batang jagung terlebih dulu.

Baca Juga :

Pengeringan Jagung
Jagung dari proses pemanenan umumnya mempunyai kadar air yang terlalu tinggi dan amat berbahaya pada proses penyimpanan. Pengeringan diperlukan untuk mengurangi kadar air bahan jadi aman untuk disimpan. Dengan pengeringan jagung juga lebih gampang untuk dipipil. Pengeringan pada jagung bisa dikerjakan dalam beberapa tahap yaitu pengeringan jagung tongkol di lahan, cara ini umumnya dipakai para petani di daerah yang mempunyai karakteristik tadah hujan dan kering yang periode perisapan penanaman berikutnya tak mendesak, pengeringan dalam bentuk jagung tongkol, dan pengeringan dalam bentuk jagung pipilan. Untuk pengeringan jagung tongkol sendiri terbagi menjadi 2 bentuk yaitu jagung tongkol berkelobot dan jagung tongkol tanpa kelobot, tetapi perlu diperhatikan bahwa pengeringan jagung tongkol berkelobot tak dianjurkan karena memakan waktu yang cukup lama dan hasilnya tak baik.

Dalam pengeringan jagung ada 2 metode pengeringan yaitu pengeringan dengan cara konvensional yaitu dengan pengeringan sinar matahari langsung dan cara modern dengan memakai alat pengeringan khusus jagung contoh bed dryer, recirculation batch dryer, dan continuous mix flow dryer, dan lain sebagainya. Pengeringan jagung dalam bentuk tongkol tanpa kelobot sebaiknya mencapai kadar air 17%-18% dan pengeringan jagung pipil dikerjakan sampai mencapai 14%-15%.

Pemipilan Butir Jagung
Tujuan pemipilan jagung yaitu untuk memisahkan biji jagung dari tongkolnya. Pemipilan ini bisa dikerjakan dengan cara manual dengan tenaga manusia ataupun secara mekanis dengan memakai mesin pemipil.

Alat pemipil TPI juga bisa dipakai untuk memipil jagung secara manual. Alat yang sederhana terbuat dari papan kayu dengan ketebalan 3cm. Dalam pemakaian alat ini perlu diperhatikan keseragaman besar jagung tongkol untuk mengurangi angka kerusakan butir jagung.

Sedangkan alat pemipil jagung mekanis atau corn sheller mempunyai banyak variasi sesuai dengan kapasitas pengolahan yang diinginkan dan faktor yang lainnya.

Sortasi dan Pembersihan
Sortasi dikerjakan untuk memperoleh bahan dengan kualitas yang seragam dan mengelompokkan bahan dengan kualitas yang sama. Sortasi jagung yaitu dengan memisahkan biji jagung sehat dari biji yang pecah, rusak, dan hampa serta untuk menyamakan ukuran butirannya. Tahap proses pembersihan ini tujuannya untuk membersihkan butir jagung dari kotoran. proses sortasi dan pembersihan bisa dikerjakan dengan cara manual memakai tangan dan peralatan sederhana atau dengan memakai cara mekanis yaitu memakai alat dan mesin pertanian. Apabila dikerjakan dengan manual sortasi dan pembersihan pipilan jagung bisa dikerjakan dengan cara :
a) memakai tangan untuk memilih dan memisahkan jagung yang rusak, pecah, hampa, dan kotoran yang terbawa,
b) memakai ayakan, jagung diayak sehingga kotoran dan jagung yang berukuran kecil akan jatuh dan terpisah sesuai ukurannya.

Sedangkan untuk cara mekanis bisa dikerjakan dengan memakai blower. Cara kerja dari mesin blower yaitu menghembuskan udara pada pipilan jagung jadi kotoran, jagung yang ukuran kecil, dan hampa akan terpisah dengan yang lainnya.

Penyimpanan dan Pengemasan
Sesudah butir jagung bersih dan mempunyai kadar air yang sesuai untuk proses penyimpanan maka proses berikutnya yaitu penyimpanan. Tujuannya dari penyimpanan yaitu untuk menjaga kualitas yang dipunyai oleh biji-bijian, kualitas dari biji tak bisa ditingkatkan selama proses penyimpanan dan menjaga supaya kualitas butir jagung baik harus dikerjakan dari awal proses pascapanen. Tak dipungkiri kerusakan biji akan terjadi selama proses penyimpanan apalagi jagung yaitu bahan biologis yang mengalami proses metabolisme dan kadar air, hal ini dipengaruhi oleh lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Ada beberapa faktor penyebab kerusakan biji, seperti jamur, serangga, tikus, respirasi bijian, dan migrasi air.

Penyimpanan pada jagung terbagi menjadi 2 metode yaitu penyimpanan dalam karung dan penyimpanan curah. Tetapi rata-rata petani banyak memakai karung untuk penyimpanan, karena lebih fleksibel

Sesudah menentukan metode penyimpanan yang dipakai, perawatan perlu dikerjakan untuk menjaga supaya butir jagung tak terserang hama dan penyakit selama proses penyimpanan. Perawatan yang bisa dikerjakan yaitu seperti aerasi dan fumigasi. Aerasi yaitu pengaliran udara kedalam ruang simpan untuk menjaga kelembaban dan temperatur ruang simpan, kemudian fumigasi yaitu pemberian obat dalam bentuk gas ke dalam ruang simpan untuk memberantas hama.

* Info selengkapnya mengenai harga Karung Beras klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, Karung Polos ataupun Karung yang lainnya untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in beras, Jagung, karung, Padi, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s