Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya

Selamat Datang kembali para sahabat tani di seluruh penjuru Nusantara!!

Hari ini kita akan Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya,
Langsung saja simak di bawah ini!!

Kedelai merupakan tanaman polong-polongan yang banyak dijadikan bahan dasar makanan dari Asia Timur seperti tahu, tempe, dan kecap. Menurut peninggalan arkeologi, tanaman ini sudah dibudidayakan sejak 3500 tahun silam di Asia Timur.
Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Saat ini Amerika Serikat adalah negara produsen kedelai utama dunia.

Pengendalian hama kedelai oleh petani apalagi di daerah sentral produksi sering memakai insektisida secara berlebihan tanpa memperdulikan populasi hama. Selain membutuhkan biaya yang banyak, hal ini juga bisa merusak lingkungan dan menimbulkan kematian serangga berguna. Untuk mengurangi frekuensi pemberian insektisida adalah dengan aplikasi insektisida berdasarkan pemantauan hama.

Penggunaan insektisida hanya dilakukan ketika kerusakan tanaman karena hama diperkirakan dapat memicu kerugian secara ekonomi, atau setelah tercapainya ambang kendali.

Pengendalian hama dilakukan berdasarkan pemantauan. Pengendalian hama secara bercocok tanam (kultur teknis) dan pengendalian secara hayati (biologis) saat ini dilakukan untuk menekan pencemaran lingkungan.

Pengendalian secara kultur teknis
– penggunaan mulsa jerami,
– pengolahan tanah,
– pergiliran tanaman dan tanam serentak dalam satu hamparan,
– penggunaan tanaman perangkap jagung dan kacang hijau.

Pengendalian secara biologis
– penggunaan parasitoid Trichogrammatoidea bactrae-bactrae,
– penggunaan Nuclear Polyhidrosis Virus (NPV) untuk ulat grayak (Spodoptera litura) dan ulat buah (Helicoverpa armigera),
– Penggunaan feromonoid seks yang mampu mengendalikan ulat grayak.

* Baca Juga : Budidaya Jagung Hibrida

Beberapa jenis hama kedelai antara lain :

1. Lalat Kacang atau lalat bibit (Ophiomya phaseoli tryon).

Lalat Bibit

Ciri-ciri :
– Berukuran 1,5 – 2mm, warna hitam mengkilat. Perkembangbiakan sangat cepat, satu ekor betina bisa menghasilkan telur 100-300 butir selama periode dua minggu.
– Telur lalat kacang Berbentuk lonjong, panjang 0,28 – 0,36mm dan lebar 0,12 – 0.20mm, berwarna putih mutiara. Telur menetas setelah umur 2 – 4 hari.

Gejala serangan
– Bercak-bercak tidak beraturan pada biji dan daun,
– Lubang kecil bekas gigitan.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman,
– Insektisida.

 

2. Ulat Grayak (Spodotera litura F)

Ulat Grayak

Ciri-ciri :
– ngengat berwarna gelap dengan garis putih pada sayap depan,
– larva yang masih kecil hidup berkelompok,
– pembentukan pupa diatas permukaan tanah,
– daur hidup 30-61 hari.

 

 

Gejala serangan
– Ulat ini merusak seluruh bagian tanaman.

Pengendalian
– Rotasi tanaman dengan memutus siklus hidupnya.

* Baca Juga : Manfaat Karung Beras & Karung Laminasi

3. Ulat jengkal (chrysodeixis chalcites Esp)

Ulat Jengkal

Ciri-ciri :
– Imago serangga dewasa menaruh telurnya di permukaan bawah daun.
– Larva membentuk kepompong dan dalam anyaman daun, kemudian berubah menjadi pupa.
– Siklus hidup hama ini terjadi selama kurang lebih 30 hari.

 

 

Gejala serangan
– Hama ini bersifat pemangsa segala jenis tanaman (polifag) dan stadium yang membahayakan adalah larva.
– Larva menyerang sekujur bagian tanaman, terutama daun-daunnya sampai menjadi rusak tidak beraturan.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman yang bukan sefamili atau dengan mengumpulkan dan memusnahkannya.
– Jika jumlah populasi hama sampai 85 ekor instar 1 atau 32 ekor instar 2 atau 17 ekor instar 3 per 12 tanaman, lakukan penyemprotan selektif. Jenis insektisida yang ampuh antara lain Dekasulfan 350 EC, folimat 500 SL, Gusadrin 150 WSC, Hostathion 40 EC, atau Matador 25 EC sesuai konsentrasi yang dianjurkan.

 

4. Penggulung Daun (Lamprosema Indicata F.)

Penggulung Daun

Ciri-ciri :
– Larva berwarna hijau terang dan hidup dalam gulungan daun muda.
– Pupa dibentuk dalam gulungan daun yang direkatkan satu sama lain dengan zat perekat yang dimiliki hama tersebut.

 

Gejala serangan
– Hama ini merusak kedelai pada saat tanaman berumur 3-6 minggu setelah tanam.
– Bagian daun digulung dan dimakan sampai tulang daunnya, sehingga daun rusak.

Pengendalian
– Pergiliran tanaman yang bukan sefamili atau dengan mengumpulkan dan memusnahkannya.
– Pengendalian kimiawi dengan insektisida selektif.

* Baca Juga : Cri-ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen!!

5. Ulat polong atau buah (Heliothis armigera Hbn)

Ciri-ciri :
– Ngengat berwarna wawo matang kekuningkuningan
– Telur kecil-kecil
– Larva berwarna merah tua
– Pupa dibentuk diatas tanah
– Daur hidup 62 hari

 

 

Gejala serangan
– Larva melubangi polong kedelai sehingga rusak.

Pengendalian
– Non kimiawi melalui pergiliran tanaman (bukan sefamili), dengan cara waktu tanam yang serentak, dan mekanis dengan cara mengumpulkan lalu dibasmi.
– Kimiawi menggunakan insektisida misalnya durnban 20EC atau Dipel WP pada konsentrasi yang dianjurkan.

 

6. Penggerek polong (Etiella zinckenella treit)

Ciri-ciri :
– Ngengat warna abu-abu.
– Sayap belakang ditutup sisik jarang warna agak cerah.
– Serangga betina bisa bertelur 73 sampai 300 butir dan menaruhnya pada kelopak bunga kedelai.
– Telur berwarna lonjong dengan ukuran panjang 0.6mm.
– Daur hidup hama 18-41 Hari.

Gejala serangan
– Larva menggerek polong dan tinggal di dalamnya.
– Kerusakan pada bunga menyebabkan tanaman tidak membentuk polong.

 

Sampai disini dulu perjumpaan kita hari ini, Terima kasih telah berkunjung & Semoga bermanfaat.

Apabila anda butuh Karung Beras silahkan hubungi 085233925564 | 087702821277 | 081232584950.
Untuk info harga karung terupdate silahkan klik DISINI

Salam Hangat,

Lim Corporation

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s