Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar!!

 

  • Siapkan Lahan

    Tumbuhan singkong memerlukan tanah yang gembur nan subur supaya menghasilkan umbi berkualitas dan ukuran yang maksimal, untuk itu sebelum Anda menanamnya, tanah tempat Anda menanam harus dicangkul terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan teknik gundukan tanah memanjang seperti ketika Anda menanam cabai. Letakkan sampah daun yang nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami di dalam gundukan tanah yang Anda buat tadi. Buatlah aliran air diantara gundukan satu dengan yang lainnya agar tanah gundukan untuk menanam singkong tidak terendam air.

Tanah yang paling sesuai untuk ketela pohon / singkong adalah tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat dan tidak terlalu poros serta kaya bahan organik. Tanah dengan tekstur remah memiliki tata udara yang baik, unsur hara lebih mudah tersedia dan mudah diolah.

Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman ketela pohon / singkong adalah jenis aluvial latosol, podsolik merah kuning, mediteran, grumosol dan andosol.
Derajat keasaman (pH) tanah yang cocok untuk budidaya ketela pohon berkisar antara 4,5 – 8,0 dengan pH ideal 5,8. pada umumnya tanah di Indonesia ber pH rendah (asam), yaitu berkisar 4,0- 5,5, sehingga seringkali dikatakan cukup netral bagi suburnya tanaman ketela pohon.

  • Pengolahan Media Tanam

Pengukuran PH tanah dilakukan dengan menggunakan kertas lakmus, pH meter atau cairan pH tester. Penganalisaan jenis tanah pada contoh atau sempel tanah yang akan ditanami untuk mengetahui ketersediaan unsur hara, kandungan bahan organik.
Penetapan jadwal / waktu tanam berkaitan erat dengan saat panen.

Tahap Pengolahan Lahan

Pembersihan lahan
bersihkan gulma (Tumbuhan pengganggu) yang ada pada lahan. Pembersihan lahan berguna untuk membantu mempermudah perakaran tanaman berkembang dan menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit yang memungkinkan ada.

Pembentukan Bedengan (Guludan)
Bedengan dibuat pada saat lahan sudah 70% dari tahan penyelesaian. Bedengan berperan untuk memudahkan penanaman sesuai dengan ukuran yang diinginkan, memudahkan pembersihan tanaman liar mau pun sehatnya pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Pengapuran (bila diperlukan)
Jika anda Ingin menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang sangat asam(tanah gambut), perlu dilakukan pengapuran. Jenis kapur yang digunakan adalah Kalsit atau Kaptan (CaCO3). Pengapuran dilakukan pada saat pembajakan/pembentukan bedengan kasar bersamaan dengan pemberian pupuk kandang.

Siapkan Bibit dan Tanam
Setelah lahan sudah siap, Anda dapat mulai memilih bibit singkong terbaik dan menanamnya. Dianjurkan untuk memberi jarak antar bibit kurang lebih 7-10 cm agar tidak terlalu rapat. Agar tidak terbalik, ujung bawah yang ditanam ke dalam tanah adalah bagian bibit yang tua.
Dianjurkan untuk memilih varietas unggul yang mempunyai potensi hasil tinggi, disukai konsumen, dan sesuai untuk daerah penanaman.

  • Tekhnik Penanaman

    Penentuan Pola Tanam harus memperhatikan musim dan curah hujan. Pada lahan kering, waktu tanam terbaik ialah awal musim hujan. Jarak tanam yang digunakan pada pola monokulturan adalah 80 x 120 cm.

Sebelum bibit ditanam saya sarankan agar bibit direndam terlebih dahulu dengan pupuk hayati SOT HCS yang telah dicampur dengan air selama 3-4 jam. Setelah itu baru lakukan penanaman di lahan, hal ini sangat baik untuk pertumbuhan bibit.

Penanaman dilakukan dengan meruncingkan ujung stek Ketela Pohon, kemudian tanamlah sedalam 5-10 cm atau kurang lebih 1/3 bagian stek tertimbun tanah. Bila tanahnya keras dan lembab, stek ditanam saja.

* Baca Juga : Teknologi Budidaya Padi Salibu, Sekali Tanam Bisa Tiga Kali Panen!!

  • Perawatan Tanaman Singkong

Merawat Tunas
Jika mulai tumbuh tunas dari bibit yang anda tanam. Anda harus menyingkirkan seluruh gulma yang tumbuh selama tunas muncul agar tanaman tidak kekurangan unsur hara yang merupakan makanannya karena diambil oleh rumput yang tumbuh di sekitarnya.

Pengairan
Anda harus menjaga agar bibit yang ditanam tidak kekurangan air, tetapi usahakan agar tanaman tidak terendam hingga basah.

Pemberian Pupuk
Berikan pupuk kandang, anda bisa membeli atau membuatnya sendiri dari ternak jika anda memiliki ternak. Pupuk kandang berfungsi untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman singkong terutama daunnya.

  • Pemeliharaan Tanaman

    Penyulaman
    Apabila ada bibit yang mati/abnormal segera lakukan penyulaman dengan mencabut dan mengganti. Penyulaman dilakukan saat pagi atau sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas.

Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk membuang segala jenis tanaman pengganggu yang ada disekitar tanaman. Dalam satu musim, penyiangan paling tidak dilakukan 2 kali. Periode kritis(periode tanaman harus bebas dari tanaman pengganggu) adalah antara 5-10 minggu setelah tanam. Jika tanaman pengganggu tidak terkendali selama periode kritis tersebut, produktivitas dapat turun sampai 75% jika dibandingkan dengan kondisi tanpa gangguan tanaman liar.

Pembubunan
Menggemburkan tanah disekeliling tanaman dan buat seperti gundukan. Pada saat melakukan pembubunan saya sarankan bersamaan dengan penyiangan, hal ini dapat menghemat biaya. Apabila tanah disekitar pohon terkikis karena hujan atau karena yang lain, maka perlu dilakukan penimbunan ulang.

Perempelan
Perempelan atau pemangkasan tunas, sangat penting dilakukan karena minimal setiap pohon harus mempunyai 2 atau 3 cabang, hal ini agar batang pohon tersebut bisa digunakan sebagai bibit lagi dimusim tanam mendatang.

Pengairan Dan Penyiraman
Dari mulai tanam hingga umur 4-5 bulan, kondisi lahan harus selalu dalam keadaan lembab, tapi tidak terlalu becek. Pada tanah kering perlu dilakukan penyiraman dan pengairan. Diwaktu musim kering, penyiraman dilakukan dengan cara menyiram langsung, tetapi cara ini dapat merusak gundukan tanah di pangkal pohon. Kalau saran saya, lakukan dengan system genangan dengan tujuan agar air dapat meresap ke tanah.

* Baca Juga : Budidaya Jagung Hibrida!!

  • Panen

Ciri dan Umur Panen
Ketela pohon dapat dipanen pada saat pertumbuhan daun bawah mulai berkurang. Warna daun menguning dan banyak yang rontok. Usia panen tanaman singkong adalah sekitar 6-8 bulan untuk jenis Genjah dan 9-12 bulan untuk jenis Dalam.

Oke, cukup sampai disni dulu pembahasan kita kali ini tentang Tanaman Singkong/Ketela Pohon. Terima kasih telah berkunjung & sampai jumpa lagi!!

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s