Langkah Pemupukan Padi

123rf.com_

Pemupukan yaitu satu di antara system paling utama dalam budidaya satu tanaman. Karena system pemupukan bakal demikian meyakinkan keberhasilan produksi tanaman itu. Oleh karena itu kecuali kita harus tahu beberapa tipe pupuk dan system penyerapan pupuk kita mesti juga paham bagaimana langkahnya mengaplikasikan pupuk pada tanaman sampai system itu bisa lebih efektif dan efisien.

Untuk peroleh hasil pemupukan yang memuaskan, bukan hanya paling utama memakai dosis pupuk yang cocok saja tetapi juga penting di kenali langkah pengunaan pupuknya. Dengan mengembangnya teknologi pertanian dan industri, telah melahirkan bermacam product yang langkah pemberiannya lain dari biasanya, namun pada intinya dapat dikelompokkan jadi dua langkah pemberian/memupuk, yakni :
1. Memupuk melalui langkah pemberian melalui akar.
2. Memupuk melalui langkah pemberian melalui daun.

Memupuk melalui akar tanaman yaitu semuanya type pupuk yang diperoleh pada tanaman lewat akar. Tujuannya tentu sudah jelas, yakni isi tanah dengan hara yang dibutuhkan oleh tanaman, supaya tanaman yang ditanam di atasnya tumbuh subur dan berikan hasil yang memuaskan.

Memupuk melalui langkah disemprotkan ke daun tanaman (Spraying) yaitu pupuk digabungkan ke air dengan konsentrasi demikian rendah lantas disemprotkan selekasnya pada daun dengan alat penyemprot umum (Hand Sprayer)
Langkah Pemupukan Padi

MEMUPUK
Pemupukan Pertama
1. Pemupukan pertama (basic) ditangani pada umur 0-10 hari setelah geser tanam
2. Gunakan pupuk majemuk (NPK 15-15-15) dosis 250 kg/ha atau menggunakan pupuk tunggal berupa : Urea 100 kg, SP-36 100 kg dan KCl 75 kg masing-masing hektarnya.
3. Berikanlah juga insektisida mempunyai bahan aktif karbofuran.

Pemupukan Ke-2 dan Perawatan
1. Pemupukan ke-2 ditangani pada umur 20-25 hari setelah geser tanam
2. Lakukan penyiangan dan penggenangan terlebih dulu aplikasi pupuk
3. Berikanlah pupuk Urea dengan dosis 100 kg/ha
4. Taburkan juga insektisida mempunyai bahan aktif karbofuran atau semprotkan insektisida mempunyai bahan aktif karbosulfan.

Pemupukan Ketiga dan Perawatan
1. Pemupukan ketiga ditangani pada umur 35-45 hari setelah geser tanam.
2. Lakukan penyiangan dan penggenangan terlebih dulu aplikasi pupuk.
3. Berikanlah pupuk Urea dengan dosis 75 kg/ha dan pupuk KCl 75 kg/ha.

*Simak Juga Artikel Berikut Cara Menyimpan Beras Agar Tahan Lama Dan Terbebas Dari Kutu

Pengendalian Hama dan Penyakit
1. Jika ada sinyal tanda serangan hama belalang dan walang sangit, selekasnya lakukan penyemprotan insektisida mempunyai bahan aktif alfa sipermetrin pad aumur 20-40 hst dan 80-90 hst.
2. Jika ada sinyal tanda serangan hama putih palsu selekasnya lakukan penyemprotan insektisida mempunyai bahan aktif imidakloprid.
3. Jika ada sinyal tanda serangan hawar daun bakteri, selekasnya lakukan penyemprotan bakterisida mempunyai bahan aktif streptomycin sulfat pada umur 30-60 hst.
4. Jika ada sinyal tanda serangan blast disarankan penyemprotan fungisida mempunyai bahan aktif mankozeb atau difeconazol pada umur 60-80 hst.

Karung Beras 1 (1)

Jika Anda Memerlukan Karung Beras Untuk Penyimpanan Setelah Panen , Kami Lim Corporation Menyediakan Berbagai Jenis Karung Dengan Harga Yang Ekonomis , Serta Mutu Terbaik , Untuk Info Pemesanan Langsung Saja Hub.087702821277 | 085233925564 | 081232584950. www.karungberas99.com

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s