Bagaimana Tips Menanam Padi Yang Benar?

37c39-penyiangangulma1

Untuk sebagian petani tentu tidak ada yang memuaskan kecuali rasakan hasil panen yang nomer pertama. Untuk itu peluang ini saya hanya bakal membahas menyangkut melalui langkah apa kiat menanam padi yang baik dan benar supaya dapatkan hasil panen yang maksimal. Menanam padi tentunya tidak lepas dari sawah, didataran rendah bisa begitu cemas menanam padi pada saat musim penghujan, karena biasanya banjir datang dan menenggelamkan tempat sebagian petani.

Pemrosesan Tanah
Trik Mengolah Tanah :
Pemrosesan tanah utk penanaman padi harus sudah disiapkan sejak mulai dua bln penanaman. Pelaksanaannya dapat ditangani dengan dua type kiat yakni dengan kiat tradisional dan kiat mutakhir.
– Pemrosesan tanah sawah melalui langkah tradisional, yakni pemrosesan tanah sawah dengan alat-alat sederhana seperti sabit, cangkul, bajak dan garu yang semuaya ditangani oleh manusia atau dibantu oleh binatang misalnya, kerbau dan sapi.
– Pemrosesan tanah sawah melalui langkah trendi yakni pengolahaan tanah sawah yang dilakukan bersamaan mesin. Dengan traktor dan alat-alat pemrosesan tanah yang serba dapat kerja sendiri.

1. Pembersihan
Terlebih dulu tanah sawa dicangkul harus dibersihkan lebih lalu dari jerami-jerami atau rumput-rumput yang ada.
Dikumpulkan di satu ruangan atau menjadikan kompos. Sebaiknya jangan sampai dibakar, lantaran pembakaran jerami itu bakal singkirkan zat nitrogen yang demikian paling utama untuk perubahan tanaman.

2. Pencangkulan
Sawah yang dapat dicangkul harus digenagi air terutama, lalu agar tanah menjadi lunak dan rumput-rumputnya selekasnya membusuk. Pekerjaan pencangkulan ini dilanjutkan dengan juga perbaikan pematang-pematang yang bocor.

3. Pembajakan
Terlebih dahulu pembajakan, sawah  harus di genangi air lebih lalu. Pembajakan dimulai dari tepi atau dari tengah petakan sawah yang dalamnya pada 12-20 cm. maksud pembajakan yakni mematikan dan membenamkan rumput, dan membenamkan sebagian bahan organis seperti : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos sampai bercampur bersamaan tanah. Selesai pembajakan sawah digenagi air lagi ketika 5-7 hari untuk mempercepat pembusukan sebagian sisa tanaman dan melunakan bongkahan-bongkahan tanah.

4. Penggaruan
Pada diwaktu sawah akan digaru genangan air dikurangi. Sampai cukup hanya utk membasahi bongkahan-bongkahan tanah saja. Penggaruan ditangani berulang-ulang sampai sebagian sisa rumput terbenam dan kurangi perembesan air ke bawah. Setelah penggaruan pertama selesai, sawah digenagi air lagi ketika 7-10 hari, selang demikian hari diadakan pembajakan yang ke-2. Tujuannya yaitu : meratakan tanah, meratakan pupuk basic yang dibenamkan, dan pelumpuran supaya jadi lebih sempurna.

Pencarian mutu benih yang akan dipakai :

Siapkan kain ukuran 20 cm. x 30 cm. Siapkan benih sebagian 100 butir kemudian direndam di air selama ± 2 jam. Benih yang sudah direndam diletakkan di atas, kain yang sudah dibasahi (lembab). Tunggu 3-5 hari, kemudian hitung benih yang berkecambah. Bila benih yang berkecambah lebih dari 90 butir, berarti benih itu bermutu tinggi.

Tentukan Ruangan Pesemaian
Ruangan untuk buat pesemaian yaitu prasyarat yang butuh diperhatikan supaya didapat bibit yang baik. Tanahnya harus yang subur, kaya akan humus, dan gembur. Tanah itu harus tanah yang terbuka, tidak terlindung oleh pohon-pohon, sampai sinar matahari dapat di terima dan digunakan sepenuhnya. Dekat dgn sumber air terutama untuk pesemaian basah,lantaran pesemaian banyak membutuhkan air. Tengah pesemaian kering diperuntukkan gampang dapatkan air untuk menyirami bila persemaian itu alami kekeringan. Apabila areal yang dapat ditanami cukup luas sebaiknya tempat proses pesemaian tidak berkumpul jadi satu ruang tetapi di buat memencar. Sisi itu utk menghemat biaya atau tenaga pengangkutannya.

Lakukan Tanah Utk Pesemaian
Tanah pesemaian harus mulai dilakukan lebih kurang 50 hari terlebih dulu penanaman. Sebab ada dua tipe padi, yakni padi basah dan padi kering, jadi tanah pesemaian dapat serta dibedakan atas pesemaian basah dan pesemaian kering.
1d977-tanaman2bpadi2byang2bsubur
• Pesemaian Basah
Dalam buat pesemaian basah harus di ambil tanah sawah yang betul-betul subur. Rumput-rumput dan jerami yang tetap masih ketinggal harus dibersihkan lebih dulu. Setelah Itu sawah digenangi air, maksud digenagi air ini supaya tanah jadi lunak, rumput-rumputan yang akan tumbuh jadi mati, dan beragam jenis serangga yang bisa menyebabkan rusaknya bibit mati juga. Setelah Itu, bila tanah sudah cukup lunak lalau dibajak/digaru 2 x atau tanah jadi halus. Pada sewaktu itu juga sekalian di buat petakan-petakan dan lakukan perbaikan pematang. Juga Sebagai ukuran dasar luas pesemaian yang harus di buat lebih kurang 1/20 dari areal sawah yang bisa di tanami. Jadi kalau sawah yang bisa ditanami seluas 1Ha, jadi luas pesemaian yang butuh di buat yaitu 1/20 x 10. 000 m² = 500 m². Tentang biji yang dibutuhkan yaitu lebih kurang 75 gr biji masing-masing 1 m², atau sebagian lebih kurang 40 kg.

• Pesemaian Kering
Prinsip proses pesemaian kering sama juga dengan pesemaian basah. Rumpu-rumput serta beberapa bekas jerami yang ada harus dibikin bersih lebih-lebih lantas. Tanah dibolak-balik berbarengan bajak serta digaru, atau dapat serta halus. juga memakai cangkul yang terutama tanah jadi gembur. Sesudah tanaha jadi halus, diratakan serta di buat bedengan-bedengan. Mengenai ukuran bedengan sebagai tersebut : Tinggi 20 cm., lebar 120 cm, panjang 500-600 centi m. Pada bedengan yang satu dengan yang lain di beri jarak 30 cm. yang disebut selokan yang dapat dipakai utk mempermudah : Penaburan biji, pengairan, pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan, serta pencabutan bibit.

-. Penaburan Biji
Buat pilih biji-biji yang bernas serta tak, biji mesti di rendam di air. Biji-biji yang bernas bisa terbenam sedang yang biji-biji yang hampa akan terapung. serta biji-biji yang terapaung dapat dibuang. Maksud perendaman tidak cuma pilih biji yang bernas, biji dan supaya cepat berkecambah. Lama perendaman cukup 24 jam, kemudian bijhi di ambil dari rendaman di peras dibungkus menggunakan daun pisang serta karung.

-. Pemeraman dilewatkan sepanjang 8 jam. Bila biji telah berkecambah dgn panjang 1 mm, jadi biji disebar di tempat pesemaian. Diupayakan supaya penyebaran biji rata, tidaklah terlalu rapat serta tidaklah terlalu tidak sering. apabila penyebarannya sangat rapat akan menyebabkan benih yang tumbuh kecil-kecil serta lemah, namun penyebaran yg sangat tidak sering umumnya mengakibatkan tumbuh benih tak rata.

-. Pemeliharaan Pesemaian
Pada pesemaian basah, demikian biji ditaburkan selalu digenangi air ketika 24 jam, baru dikeringkan. Genangan air ditujukan supaya biji yang disebar tak berkelompok-kelompok hingga bakal rata. Mengenai pengeringan setelah penggenangan sepanjang 24 jam itu ditujukan supaya biji tak membusuk serta mempercepat pertumbuhaan. Pada pesemaian kering, pengairan dikerjakan dengan air rembesan. Air dimasukan dalam selokan pada bedengan-bedengan, hingga bedengan mampu terus-menerus merasakan air serta benih dapat tumbuh tanpa ada alami kekeringan. Bila benih telah cukup akbar, penggenangan dikerjakan dgn melihat kondisi. Pada bedengan pesemaian bila banyak ditumbuhi rumput, butuh digenagi air. Bila pada pesemaian tak ditumbuhi rumput, jadi penggenangan air cuma jika membutuhkan saja. • Penyembuhan Untuk melindungi peluang serangan penyakit, pesemaian perlu disemprot dengan Insektisida 2 kali, yaitu 10 hari sesudah penaburan serta setelah pesemaian berusia 17 hari.

Penanaman
Penentuan Bibit :
Pekerjaan penanaman didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian.
Bibit yang bisa dicabut yaitu bibit yang telah berusia 25-40 hari (bergantung macamnya), berdaun 5-7 helai. Sebelumnya pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air supaya tanah jadi lunak serta mempermudah pencabutan. Langkahnya, 5 hingga 10 batang bibit kita pegang jadi satu selanjutnya ditarik ke arah tubuh kita, upayakan batangnya jangan pernah hingga putus. Tanda-tanda bibit yang baik diantaranya :
– Umurnya tak kian lebih 40 hari
– Tingginya sekitaran dari 40 hari
– Tingginya lebih kurang 25 cm.
– Berdaun 5-7 helai
– Batangnya besar serta kuat
– Bebas dari hama serta penyakit.

3b077-tanaman2bpadi2bsubur2bdi2bsawah2b1
*Anda juga bisa simak info tentang  Panen Padi & Perlakuan Pasca Panen Padi

Bibit yang sudah dicabut lantas diikat dalam satu ikatan besar untuk mempermudah pengangkutan. Bibit yang sudah dicabut mesti selekasnya ditanam, jangan pernah menginap. Penanaman padi yang baik mesti memakai larikan ke kanan dank e kiri berbarengan jarak 20 x 20 cm., factor ini untuk mempermudah pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan serta mengizinkan tiap-tiap tanaman peroleh cahaya matahari yang pass serta beberapa zat makanan dgn langkah rata. Dengan jalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, setiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 cm  upayakan penanaman tegak lurus jangan pernah miring. Upayakan penanaman bibit tidaklah terlalu dalam maupun sangat dangkal. Bibit yang ditanam sangat dalam bakal menghalangi perkembangan akar serta bibitnya sedikit. Bibit yang ditanam sangat dangkal bakal mengakibatkan gampang reba atau tenggelam oleh aliran air. Dengan demikian terang kalau penanaman bibit yang sangat dalam ataupun sangat dangkal bakal punya pengaruh pada hasil produksi.

Pemeliharaan Pengairan : Air yang dipakai utk pengairan padi di sawah adalah air yang datang dari sungai, karena air sungai banyak terkandung lumpur serta kotoran-kotoran yang begitu bermanfaat buat memberi kesuburan tanah serta tanaman. Air yang datang dari mata air kurang baik untuk pengairan sawah, karena air itu jernih, tak mengandung lumpur serta kotoran.

Memasukan air dalam sawah bisa dikerjakan lewat cara yg adalah tersebut : Air yang di masukan ke petakan-petakan sawah adalah air yang datang dari saluran sekunder. Air di masukan ke petakan sawah lewat saluran pemasukan, dengan menghentikan lebih lantas air pada saluran sekunder. Utk melindungi supaya genangan air di dalam petakan sawah itu tetaplah, jangan pernah lupa di buat dan lubang pembuangan. Lubang pemasukan serta lubang pembuangan tak bisa di buat lurus. Hal semacam ini ditujukan agar ada ingindapan lumpur serta kotoran-kotoran yang sangat begitu bermanfaat untuk perkembangan tanaman.Bila lubang pemasukan serta lubang pembuangan itu di buat lurus, jadi air akan selalu mengalir tidak ada pengendapan. Pada saat mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air mesti di perhatikan serta sesuai dgn usia tanaman itu. Kedalaman air sebaiknya ditata lewat cara seperti berikut : Tanaman yang berusia 0-8 hri dalamnya air lumayan 5 senti m. Tanaman yang berusia 8-45 hari dalamnya air akan ditambah sampai 10-20 cm.. Tanaman padi yang telah membuat bulir serta mulai menguning dalamnya air bisa ditambah sampai 25 cm. kemudian dikurangi sedikit untuk sedikit. Sepuluh hari sebelumnya panen sawah dikeringkan sekalipun. Supaya padi bisa masak bersama-sama.

Penyiangan serta Penyulaman
Setelah penanaman, Kalau tanaman padi ada yang mati mesti segera ditukar (disulam).Tanaman sulam itu dapat menyamakan yang lain, seandainya pergantian bibit baru jangan sampai sampai hingga melalui 10 hhari sesudah tanam. Tak Hanya penyulaman yang butuh dikerjakan adalah penyiangan supaya rumput-rumput liar yang tumbuh di kurang lebih tanaman padi tak bertumbuh banyak serta mengambil beberapa zat makanan yang diperlukan ttanaman padi. Penyiangan dikerjakan 2 x yang perdana sesudah padi berusia 3 minggu serta yang ke-2 sesudah padi berusia 6 minggu.

Pemupukan
Pemupukan dikerjakan manfaat untuk memberi beberapa zat serta unsur-unsur makanan yang diperlukan oleh tanaman didalam tanah, juga supaya tanaman yang ditanam peroleh konsumsi beberapa zat yang diperlukan oleh tanah serta tanaman itu sendiri. Utk tanaman padi, pupuk yang digunakan diantaranya : 1. Pupuk alam, sebagai pupuk basic yg diberikan 7-10 hari sebelumnya tanaman bisa digunakan pupuk-pupuk alam, umpamanya : pupuk hijau, pupuk kandang, serta kompos. Jumlahnya kurang lebih 10 ton/ha. 2. Pupuk buatan diberikan setelah tanam, umpamanya : ZA/Urea, DS/TS, serta ZK. Mengenai faedah pupuk itu sebagai tersebut : ZA/Urea : menyuburkan tanah, mempercepat tumbuhnya anakan, mempercepat tumbuhnya tanaman, serta memberi besarnya gabah. DS/TS : mempercepat tumbuhnya tanaman, merangsang pembungaan serta pembentukan buah, mempercepat panen. ZK : memberi ketahanan tanaman pada hama/penyakit, serta mempercepat pembuatan zat pati.

Pemberantasan Hama/Penyakit Burung
banyak yang menyerang padi tengah menguning, pakai benda-benda buat menghalaunya. Walang sangit, penyerangan dikerjakan saat padi masih tetap jejaka, walang sangit bisa diberantas dengan disemprot menggunakan DDT atau disuluh (dipasang lampu). Tikus, hewan yang satu ini dapat merugikan petani dengan jumlah besar kerena mereka dapat mengakibatkan kerusakan areal yang cukup luas dengan waktu yg tidak lama. Tikus dapat diberantas dengan gropyokan atau dgn berikanlah umpan yang berbentuk ketela, jagung & lalu yang digabung dengan phospit. Ulat serangga, serangga-serang itu bertelur pada daun, bila menetas ulatnya mengakibatkan kerusakan batang serta daun. Trik pemberantasannya mesti disemprot dgn obat-obat insektisida, umpamanya : DDT, Aldrin, Endrin, Diazinon.

Bagi para petani padi, pastinya anda membutuhkan karung. Kami Menyediakan Karung Beras Laminasi , Karung Transparan , Karung Putih Polos , Karung Warna Cream , Karung Kuning.Untuk info harga bisa langsung hubungi kami pada hari dan jam kerja:
Hari : Senin-Sabtu
Pukul : 08.30 – 15.00 WIB
SMS/Call : 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 0812.3258.4950
e-mail : limcorporation2009@gmail.com
Info selengkapnya silahkan klik di www.karungberas99.com

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s