Cara Menanam Padi Yang Benar (2)

PENANAMAN

 

A. Pemilihan Bibit

Tugas penanaman didahului dengan tugas pencabutan bibit di pesemaian.
Bibit yang sanggup dicabut yaitu bibit yang telah berusia 25-40 hari(tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air supaya tanah menjadi lunak & memudahkan pencabutan. Caranya, 5 hingga 10 batang bibit kita pegang jadi satu setelah itu ditarik ke arah tubuh kita, usahakan batangnya jangan hingga putus. Ciri-ciri bibit yg baik antara lain :
– Umurnya tak lebih dari 40 hri
– Tingginya sekitar 25 cm
– Berdaun 5-7 helai
– Batangnya besar & kuat
– Bebas dari hama & penyakit.

Bibit yang sudah dicabut diikat dulu dalam satu ikatan untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang telah dicabut harus langsung ditanam, jangan sampai bermalam. Penanaman padi yang baik harus memakai larikan ke kanan dan ke kiri dengan jarak 20 x 20 cm, aspek ini buat memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan & mengijinkan setiap tanaman meraih sinar matahari yang lumayan & zat-zat makanan dengan cara merata. Bersama terjadi mundur, tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira 3 atau 4cm.

Diusahakan penanaman tegak lurus jangan miring. Usahakan penanaman bibit tidak terlampaui dalam maupun terlampaui dangkal. Bibit yang ditanam terlampaui dalam dapat menghambat pertumbuhan akar & anakannya sedikit. Bibit yg ditanam terlampaui dangkal dapat menyebabkan gampang reba atau hanyut oleh aliran air. Dengan demikian terang bahwa penanaman bibit yang terlampaui dalam ataupun terlampaui dangkal bakal berpengaruh pada hasil produksi.

B. Pemeliharaan Pengairan

Air yang dipergunakan untuk pengairan padi di sawah adalah air yang berasal dari sungai, sebab air sungai tidak sedikit mengandung lumpur & kotoran-kotoran yg amat bermanfaat untuk menambah kesuburan tanah & tanaman. Air yang berasal dari mata air kurang baik buat pengairan sawah, sebab air itu jernih, tak mengandung lumpur & kotoran. Memasukan air kedalam sawah akan dilakukan bersama trik yang adalah berikut:

  • Air yang dimasukan ke petakan-petakan sawah yaitu air yang berasal dari saluran sekunder.
  • Air dimasukan ke petakan sawah lewat saluran pemasukan, dengan menghentikan lebih dulu air pada saluran sekunder.
  • Untuk menjaga supaya genangan air didalam petakan sawah itu masi ada, jangan lupa dibuat lubang pembuangan.
  • Lubang pemasukan & lubang pembuangan tak boleh dibuat lurus. Aspek ini dimaksudkan biar ada pengendapan lumpur & kotoran-kotoran yg sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Apabila lubang pemasukan & lubang pembuangan itu dibuat lurus, sehingga air akan konsisten mengalir tidak dengan adanya pengendapan.Terhadap waktu mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air mesti diperhatikan & disesuaikan bersama usia tanaman tersebut. Kedalaman air hendaknya diatur dgn trik yang merupakan berikut :

  • Tanaman yg berusia 0-8 hri dalamnya air cukup 5 senti meter.
  • Tanaman yg berusia 8-45 hri dalamnya air dapat ditambah sampai 10-20 centimeter.

Tanaman padi yang telah menempa bulir & mulai dari menguning dalamnya air sanggup ditambah sampai 25cm. kemudian dikurangi sedikit demi sedikit. 10 hari sebelum panen sawah dikeringkan sama sekali. Biar padi mampu masak bersama – sama

 C. Penyiangan dan Penyulaman

Setelah penanaman, Apabila tanaman padi ada yang mati harus serentak ditukar(disulam). Tanaman sulam itu mampu menyamai lainnya, bila penggantian bibit baru jangan sampai melalui 10 hari setelah tanam. Tak Hanya penyulaman yang butuh dilakukan adalah penyiangan supaya rumput-rumput liar yang tumbuh di tanaman padi tak bertumbuh tidak sedikit & membawa zat-zat makanan yg dibutuhkan tanaman padi. Penyiangan dilakukan dua kali yang pertama sesudah padi berusia 3 pekan & yang ke-2 sesudah padi berusia 6 pekan.

D. Pemupukan

Pemupukan dilakukan guna utk menambah zat-zat & unsur-unsur makanan yg dibutuhkan oleh tanaman di dalam tanah, juga supaya tanaman yg ditanam meraih asupan zat-zat yg dibutuhkan oleh tanah & tanaman itu sendiri.
Untuk tanaman padi, pupuk yg diperlukan antara lain :
– Pupuk alam, sebagai pupuk basic yang diberikan 7-10 hri sebelum tanaman bakal digunakan pupuk-pupuk alam, contohnya : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos. Sejumlah kira-kira 10 ton / ha.
– Pupuk buatan diberikan setelah tanam, contohnya : ZA/Urea, DS/TS, & ZK. Adapun manfaat pupuk tersebut pula yang merupakan berikut : ZA/Urea : menyuburkan tanah, mempercepat tumbuhnya anakan, mempercepat tumbuhnya tanaman, & menambah besar nya gabah.DS/TS : mempercepat tumbuhnya tanaman, merangsang pembungaan & pembentukan buah, mempercepat panen.ZK : memberikan ketahanan tanaman terhadap hama / penyakit, & mempercepat pengerjaan zat pati.

E. Pemberantasan Hama dan Burung

Tidak sedikit berbagai gangguan yang menyerang padi sedang menguning, pakai benda-benda untuk menghalaunya. Walang sangit, penyerangan dilakukan dikala padi tetap bujang, walang sangit akan diberantas dgn disemprot menggunakab DDT atau disuluh (dipasang lampu). Tikus, hewan yg satu ini sanggup merugikan petani bersama jumlah akbar kerena mereka mampu merusak areal yg lumayan luas bersama ketika yg tak lama. Tikus sanggup diberantas bersama gropyokan atau dengan memberi umpan yg berupa ketela, jagung dan setelah itu yg dicampur dgn phospit. Ulat serangga, serangga- serang itu bertelur terhadap daun, bila menetas ulatnya merusak batang & daun. Kiat pemberantasannya mesti disemprot dengan obat-obat insektisida, contohnya : DDT, Aldrin, Endrin, Diazinon dan seterusnya.

 

*Baca juga Jenis Pupuk Yang Dibutuhkan Tanaman Padi

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s