Cara Jitu Budidaya Gandum di Indonesia Agar Hasil Maksimal

Budidaya Gandum

Cara Jitu Budidaya Gandum di Indonesia Agar Hasil Maksimal

Era globalisasi yang semakin melanda ke seluruh belahan bumi turut mempengaruhi perubahan pola makan manusia, termasuk di Indonesia. Sekarang penduduk Indonesia, terutama di perkotaan, tak hanya tergantung pada beras sebagai makanan pokok tetapi sebagian sudah menggantinya dengan roti atau mie instan yang umumnya terbuat dari tepung terigu. Hal ini mengakibatkan masalah tersendiri sebab tepung terigu terbuat dari gandum yang pada umumnya ditanam di daerah sub tropis, jadi hampir seluruh kebutuhan tepung terigu dipenuhi dengan mengimpor gandum dari negara lain. Hal itu tentu saja menguras devisa negara dan membuat tingkat ketergantungan kita pada negara lain menjadi lebih tinggi.

Untuk mengurangi impor gandum, harus diupayakan pengembangan budidaya gandum di Indonesia untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan gandum yang akan diproses menjadi tepung terigu. Selama ini tanaman gandum di Indonesia hanya ditanam dalam skala yang kecil untuk konsumsi sendiri. Pakar ahli pertanian sudah melakukan beberapa penelitian dan menentukan jenis varietas gandum yang bisa dan cocok untuk ditanam di Indonesia.

Syarat Tumbuh
Tempat tumbuh yang cocok untuk penanaman gandum di Indonesia yaitu di daerah yang memiliki ketinggian mulai dari 800 mdpl, dengan suhu udara sekitar 15-25oC. Kelembaban udara yang diperlukan 80%-90% dengan curah hujan paling tidak 600 mm per tahun, pH tanah 6,5-7,1 serta tanah yang gembur dan subur lebih disenangi oleh tanaman gandum. Tanah yang tergenang tak disenangi oleh tanaman gandum.

Benih Gandum
Benih gandum yang baik yaitu yang:
1) Asalnya dari malai yang matang di batang utama,
2) Mempunyai bentuk dan warna yang seragam,
3) Bebas dari hama dan penyakit, serta
4) Mempunyai bobot yang tinggi dan seragam. Benih gandum memiliki masa dormansi yang tak terlalu lama yaitu 0-4 bulan. Kebutuhan benih yaitu 75-100 kg/ha dengan sistem tugal. Varietas yang banyak ditanam di Indonesia sekarang ini yaitu Dewata dan Selayar.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Persiapan Lahan
Tanah dicangkul sedalam 25-30 cm satu minggu sebelum tanam, kemudian dibiarkan, jika sebelumnya tanah diberakan maka pengolahan tanah dilakukan dua kali. Kemudian buatlah bedengan dengan lebar 2m dan panjang bisa menyesuaikan kondisi lahan, selokan antar bedengan dibuat selebar 50 cm dan sedalam 25 cm.

Penanaman
Gandum lebih baik ditanam di awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Tips tanam dengan memakai tugal di dalam barisan kemudian benih 1-2 butir dimasukkan ke dalam lubang dan ditutup kembali memakai tanah. Jarak tanam yang dipakai yaitu 20 cm x 10 cm atau 25 x 10 cm.

Pengairan
Sesudah tanam benih gandum dan pemupukan dasar, lahan harus diairi supaya benih bisa berkecambah dan tumbuh dengan baik. Selanjutnya pengairan dilakukan sesudah selesai proses penyiangan, untuk pemupukan susulan yaitu pada usia 30 HST (Hari Sesudah Tanam), pada waktu fase bunting sampai ke luar malai (45-65 HST) dan pada fase pengisian biji sampai masak (70-90 HST).

BACA JUGA:
Tau Gak Sih? 5 Negara Dengan Sistem Pertanian Terbaik di Dunia
Metode Pengolahan Lahan Sebelum Budidaya Yang Wajib Anda Tahu!
Ingin Budidaya Tapi Lahan Sempit, Coba Cara Unik Ini!
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi

Penyiangan dan Pemupukan
Pemupukan dasar bisa dilakukan sebelum atau ketika tanam. Campurkan pupuk organik dengan tanah di bedengan sebanyak 10-20 ton/ha. Dan proses penyiangan dikerjakan bersamaan dengan pemupukan susulan. Pupuk tambahan diberikan ketika 7-14 HST sebanyak 100 kg/ha urea, 100 kg/ha SP36 dan 50 kg/ha KCl, sedangkan pupuk tambahan kedua diberikan ketika tanaman berusia 30 HST dan samakan dosisnya yaitu 100 kg/ha urea, 100 kg/ha SP36 dan 50 kg/ha KCl. Penyiangan ketiga bisa dikerjakan bila populasi gulma tinggi/banyak.

Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama utama tanaman gandum salah satunya yaitu ulat tanah yang bisa dikendalikan dengan pemberian Furadan pada lubang tanam. Hama utama lain yaitu kepik hijau dan aphids yang bisa dikendalikan dengan penyemprotan insektisida. Jamur menyerang ketika curah hujan tinggi dan dikendalikan dengan penyemprotan fungisida.

Panen
Masa panen gandum yaitu apabila 80% dari rumpun sudah bermalai, jerami, batang dan daun sudah menguning serta biji sudah mengeras. Usia panen gandum sekitar 90-125 hari tergantung ketinggian tempat. Pemanenan dikerjakan ketika cuaca cerah dengan tips menyabit batang gandum dengan sabit bergerigi. Dan setelah itu malai dijemur kemudian dirontokkan dengan tresher padi yang sudah dimodifikasi.

Demikian artikel pembahasan tentang “Cara Jitu Budidaya Gandum di Indonesia Agar Hasil Maksimal”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Karung Beras untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements
Posted in beras, distributor karung beras, Jagung, karung, karung beras, Padi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tau Gak Sih? 5 Negara Dengan Sistem Pertanian Terbaik di Dunia

Pemandangan lahan pertanian di Desa Deudel, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (28/1)

Tau Gak Sih? 5 Negara Dengan Sistem Pertanian Terbaik di Dunia

Pertanian merupakan salah satu unsur penting untuk sebuah negara. Bila tak ada sektor pertanian akan membuat suatu negara hanya bergantung pada negara lainnya. Dengan bertani negara mampu menghasilkan bahan mentah yang biasa dipakai oleh banyak orang, seperti padi, kapas, sayuran dan lainnya.

Salah satu negara yang mengedepankan pertanian yaitu Indonesia, negara kita ini memang dikenal sangat cocok dengan sektor pertaniannya. Dengan iklim tropis serta dikaruniai tanah subur membuat Indonesia menjadi tempat yang sangat cocok untuk bertani. Hampir semua tumbuhan bisa tumbuh di tanah Indonesia.

Tetapi sayangnya sistem pertanian serta perhatian khusus pada para petani di Indonesia sangatlah kurang. Bahkan pertanian di Indonesia ini kalah dengan sistem pertanian negara yang tak mempunyai tanah subur seperti Indonesia. Jadi sektor pertanian Indonesia pun tak pernah mengalami kemajuan.

Berikut informasi beberapa negara pertanian di dunia yang mempunyai sistem pertanian dan pengolahan pertanian terbaik di dunia. Jadi hasil pertaniannya bisa dinikmati oleh rakyat dan juga negara lainnya di seluruh dunia:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

JEPANG

Jepang yang dijuluki sebagai negara sakura ternyata mempunyai pertanian yang terbaik. sebagai negara dengan teknologi yang tinggi dan maju, Jepang menerapkan teknologi di bidang pertaniannya. Penduduk Jepang sangat kreatif dalam mengolah lahan untuk di jadikan sebagai lahan pertanian. Penanaman bisa di ruang bawah tanah, di pekarangan rumah, pinggiran kereta api, dan lainnya.

Jadi pasca tsunami yang meluluh lantahkan sebagian lahan pertaniannya, Jepang merencanakan sistem pertanian yang lebih modern dengan memakai dan memanfaatkan teknologi mereka yang canggih. Teknologi terbaru seperti traktor tanpa awak, mesin tanam, dan mesin panen mulai dipakai para petani. Sementara itu untuk menghalau hama, Jepang memakai teknologi lampu LED.

BELANDA

Luas negara ini memang tak mencapai 1% dari luas negara Indonesia. Tak ada tanah dan lahan yang cukup untuk bertani di negara ini. Terlebih dengan iklim dingin di negara Belanda bertani adalah hal yang sangat tak mungkin terjadi.

Tetapi Belanda mampu menjadi negara peringkat 2 untuk negara pengekspor produk pertanian terbesar didunia dengan nilai ekspor mencapai 72,8 miliar Euro. Produk andalannya yaitu benih dan bunga. Kunci dari majunya pertanian di Belanda adalah Riset.

Baca Juga:
Metode Pengolahan Lahan Sebelum Budidaya Yang Wajib Anda Tahu!
Ingin Budidaya Tapi Lahan Sempit, Coba Cara Unik Ini!
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi

Kebijakan dan teknologi di adopsi dari riset-riset yang dilaksanakan para ahli. Salah satu pusat riset pertanian yang terkenal disana yaitu Universitas Wageningen. Seperti yang sudah dikutip pada sebuah situs bahwa negara Belanda dengan luas hanya 41.526km persegi mampu menjadi yang lebih unggul jika dibandingkan dengan negara kita yang luasnya 1.919.440km persegi.

Harus kita garis bawahi bahwa nyaris seluruh wilayah di Belanda ada di bawah permukaan laut. Inovasi tiada henti dan kreativitas tanpa batas. Kedua hal tersebut yang membawa negara Belanda selalu menjadi yang terbaik. Kemajuan sektor pertanian Belanda tak hanya berfokus pada optimalisasi keuntungan tetapi juga sangat memperhatikan keberlanjutan dan keramahan lingkungan.

AMERIKA SERIKAT

Teknologi pertanian Amerika semakin maju lagi sejak abad ke-19, ketika banyak mesin dan teknologi baru ditemukan. Pertanian di sana semakin berkembang mesin dan teknologi yang ditemukan itu juga dipakai untuk meningkatkan hasil dan mutu pertanian. Seperti penerapan ilmu biologi untuk mencangkok tanaman, supaya hasil buahnya lebih bagus daripada tanaman induknya. Ilmu pertanahan berfungsi untuk mengelola tanah pertanian dan mengatur sistem irigasinya. Jadi, kemajuan teknologi malah membuat pertanian semakin maju.

Sebagian besar lahan pertanian di Amerika ditanami jagung, jerami, dan gandum. Tanah pertanian utama dipakai untuk menghasilkan makanan serat-seratan. Sekarang, Amerika Serikat adalah salah satu negara pengekspor hasil tani terbesar di dunia. Komoditasnya pun lengkap dan berkualitas sangat baik.

Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, ayam potong, daging sapi, susu, sampai ke tembakau dan biji-bijian. Peralatan pertanian di Amerika sudah sangat modern. Alat di Amerika, seperti traktor bisa berfungsi sebagai penarik alat lainnya, seperti mesin pencangkul, pemupuk, penanam benih, pemotong, dan pemanen. Kemajuan teknologi pertanian di sana sudah memperbaiki sistem pembungkusan, pemrosesan, pengangkutan, dan pemasaran dari hasil-hasil pertanian di Amerika

AUSTRALIA

Australia yaitu negara yang luasnya 7,5 juta kilometer persegi, namun kebanyakan terdiri atas padang pasir dan daerah-daerah yang setengah gersang. Dan juga ada gunung dan hutan yang lebat. Daerah ini tak bisa dipakai untuk pertanian. Kira-kira dua pertiga atau 485 juta hektar tanah di Australia bisa dipakai untuk pertanian.

Ini mencakup 20,9 juta hektare untuk menanam tanaman pangan, 27,5 juta hektare untuk ditanami macam-macam rumput, dan 436,6 juta hektare untuk padang rumput tempat domba dan ternak merumput, atau dibiarkan tandus. Beberapa daerah di Australia curah hujannya rendah dan tak bisa diandalkan. Artinya bahwa beberapa daerah pertanian bergantung kepada irigasi. Tanah di Australia sering tak subur zat hara jadi dibutuhkan pupuk.

Australia mulai mengekspor gandum dan wol. Ketika lemari es sudah ditemukan, Australia menjadi negara pertama yang memproduksi daging untuk diekspor di kapal laut yang bermesin pendingin. Daging tersebut dikirim ke Eropa dengan kapal laut. Dengan berjalannya waktu, banyak tanaman pangan lain yang ditanam untuk diekspor.

Sekarang Australia mengekspor hasil pertanian ke berbagai negara, terutama di Asia. Hasil pertanian utama di Australia yang diekspor ke Indonesia pada tahun 1994–95 yaitu ternak hidup, susu, gandum, mentega, dan buah-buahan.

CHINA

Meskipun luas darat Tiongkok mencapai 9,6 juta kilometer persegi, tetapi areal tanah garapan hanya 1,27 juta kilometer persegi, yaitu hanya 7% areal total tanah garapan dunia, apa lagi tanah garapan wilayah Tiongkok itu sebagian besar terpusat di dataran dan daerah cekung bagian timur yang beriklim angin musim. Industri tanaman yaitu sektor produksi pertanian yang paling penting di Tiongkok. Tanaman bahan pangan utama Tiongkok yaitu padi, gandum, jagung dan kedelai, sedangkan tanaman industri yaitu kapas, kacang tanah, rapa, tebu. Sektor pertanian di China memasuki tahap perkembangan pesat sejak adanya reformasi di pedesaan pada tahun 1978.

Karung-Beras

Dilakukannya reformasi mendatangkan keuntungan pada kaum tani, juga meningkatkan tenaga produktif di pedesaan, mendorong pertumbuhan pesat pertanian, terkhusus pada produksi bahan makanan serta pengoptimalan struktur pertanian, jadi pertanian Tiongkok mencapai hasil yang mencolok.

Sekarang ini, Tiongkok menempati kedudukan nomor satu di dunia dalam bidang produksi bahan makanan, kapas, biji sesawi, tembakau, daging, telur, hasil air tawar dan laut serta sayur mayur.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Karung Beras untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in distributor karung beras, karung, karung beras, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Metode Pengolahan Lahan Sebelum Budidaya Yang Wajib Anda Tahu!

Pengolahan Lahan

Metode Pengolahan Lahan Sebelum Budidaya Yang Wajib Anda Tahu!

Lahan merupakan lingkungan fisis dan biotik yang berkaitan dengan daya dukungnya pada perikehidupan dan kesejahteraan hidup manusia. Untuk lingkungan fisis meliputi relief (topografi), iklim, tanah, dan air. Sedangkan lingkungan biotik meliputi hewan, tumbuhan,
dan manusia. Setiap kegiatan pertanian pasti memerlukan pengolahan lahan. Tujuan pengolahan lahan yaitu untuk mengubah keadaan lahan pertanian dengan alat tertentu sampai memperoleh susunan struktur tanah yang dikehendaki oleh tanaman.

Metode Pengolahan Lahan

A. Pengolahan Lahan Secara Konvensional

Pengolahan lahan dengan metode konvensional umumnya dikerjakan untuk lahan yang sempit dan mempunyai kemiringan tertentu. Untuk tahapan ini sering dikerjakan pada lingkungan pedesaan yang sebagian besar masyarakat banyak memakai lahannya sebagai ladang dan tanaman sayuran. Kelebihan dari metode ini yaitu tak diperlukan modal yang cukup besar, karena dikerjakan oleh tenaga manual dan umumnya dikerjakan secara gotong royong. Namun pengolahan lahan dengan system ini banyak mengalami kekurangan, diantaranya memerlukan waktu yang lama dalam pengerjaannya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

B. Pengolahan Lahan Secara Modern

Pengolahan lahan dengan cara modern umumnya banyak dikerjakan untuk tanaman perkebunan dan mempunyai lahan yang luas. Pengolahan lahan dengan cara ini umumnya memakai mesin. Pengolahan lahan dengan sistem ini terdapat kelebihan diantaranya lebih cepat dalam proses pengerjaan, serta bisa menghemat waktu penanaman. Kekurangan dari system ini yaitu memerlukan modal yang besar dalam pengupayaannya.

Macam-macam System Pengolahan Lahan

1. Pengolahan Lahan Sempurna
Tahap olah lahan secara sempurna yaitu proses pengolahan yang meliputi seluruh kegiatan pengolahan lahan. Mulai dari awal pembukaan lahan sampai lahan siap untuk ditanami, yaitu dari pembajakan, pemupukan dan rotasi.

2. Olah Lahan Minimum
Proses olah tanah minimum ini hanya meliputi tahap pembajakan yaitu tanah diolah, dibalik, kemudian tanah diratakan. Umumnya dalam pengolahan tanah ini banyak dikerjakan untuk lahan persawahan.

Baca Juga:
Ingin Budidaya Tapi Lahan Sempit, Coba Cara Unik Ini!
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Ternyata, Ini Faktor Utama Menurunnya Kualitas Hasil Panen Beras!

3. Tanpa Olah Tanah (TOT)
Pengolahan lahan pada system ini hanya meliputi penyemprotan untuk membunuh atau menghilangkan gulma pada lahan, kemudian ditunggu sampai gulma mati dan lahan siap untuk ditanami. Pada pengolahan lahan ini umumnya dipakai sistem tajuk dalam proses penanamannya.

Pengolahan lahan juga tentunya harus memperhatikan topografi dan kontur kondisi lahan. Semakin curam kondisi maka akan semakin besar tingkat erosi yang terjadi. Apabila tingkat erosi semakin besar maka humus dan zat hara dalam tanah akan semakin banyak hilang. Berikut ini merupakan tingkat kecuraman dan sifat tanah.

a. Hampir Datar
Pada topografi ini tanah mempunyai sifat diantaranya pengairan baik, gampang diolah, ancaman erosi kecil, tak terancam banjir, kemampuan menahan air baik, subur, dan respon pada pupuk. Untuk lahan seperti ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.

b. Lereng Landai
Dalam topografi tanah seperti ini mempunyai sifat diantaranya struktur tanah kurang baik, ada ancaman erosi, pengolahan harus hati-hati.

c. Lereng Miring
Di topografi tanah seperti ini punya sifat antara lain baik ditanami untuk tanaman semusim gampang tererosi, bergelombang, tanahnya padas, kemampuan menahan air rendah.

d. Lereng Miring dan Berbukit
Tanah seperti ini mempunyai sifat yaitu lapisan tanah tipis, kemampuan menahan air rendah, sangat gampang tererosi, dan sering banjir. Kandungan garam natrium tinggi.

e. Datar
Sifat dari topografi ini diantaranya tak cocok untuk pertanian, selalu tergenang air dan tanahnya berbatu.

f. Lereng Agak Curam
Untuk tanah seperti ini mempunyai sifat diantaranya tanah berbatu, erosi kuat, tak cocok untuk pertanian.

g. Lereng Curam
Topografi tanah seperti ini memiliki sifat antara lain tanah berbatu, erosi sangat kuat, perakaran sangat dangkal, hanya untuk padang rumput.

h. Lereng Sangat Curam
Jenis topografi seperti ini yaitu berbatu dan kemampuan menahan air sangat rendah, tak cocok untuk pertanian, lebih sesuai dibiarkan (alami).

Bagi Anda yang sedang memerlukan Karung Beras untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in distributor karung beras, karung, karung beras, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ingin Budidaya Tapi Lahan Sempit, Coba Cara Unik Ini!

Lahan Sempit

Ingin Budidaya Tapi Lahan Sempit, Coba Cara Unik Ini!

Sebagai anak yang tinggal di kost atau daerah perkotaan, bisa memelihara tanaman di kebun sendiri mungkin cuma impian. Apa daya, dengan halaman hijau yang hanya sepetak ukurannya. Padahal Anda juga ingin sesekali memelihara tanaman untuk memperindah suasana, atau sekadar memberi kesan segar ketika pikiran sedang jenuh.

Tetapi sekarang, berkebun di lahan yang sempit atau mungil bukan lagi hal yang mustahil. Tanpa halaman yang seluas rumah zaman dulu pun Anda masih bisa menciptakan kesegaran dengan menanam bunga dan tanaman. Nah, penasaran bagaimana caranya? Yuk simak penjelasan selengkapnya disini.

1. Berkebun Dengan Media Lampu Gantung

Lampu Gantung

Lampu gantung lebih sering dimanfaatkan untuk penerang, tapi Anda juga bisa membuatnya berfungsi sebagai tempat menanam. Berkebun memang selalu identik dengan lahan yang luas dan penuh dengan tanah. Tetapi sekarang, mimpimu untuk punya kebun bisa terwujudkan meski tak ada lahan kosong untuk menanam. Caranya yaitu dengan membuat tanaman gantung. Apabila menanam dengan pot yang digantung dengan tali sudah terlalu mainstream, maka sekarang kamu bisa bikin sensasi dengan menanam di media lain, yaitu lampu gantung.

Mungkin Anda bisa memanfaatkan lampu yang sudah rusak atau beli yang bekas di pasar loak. Dan setelah itu Anda masukkan tanah dan tanamlah jenis tanaman seperti bunga ivy, sirih putih, dan sirih gading. Tak hanya menambah kesegaran di kosan, tanaman ini juga bisa dijadikan hiasan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

2. Menggunakan Meja Belajar

zeleni idei za dom i gradina

Tak punya lahan bukan hambatan untuk mencari kesegaran, sebab sekarang Anda bisa sulap meja belajar jadi kebun idaman. Hidup di perkotaan atau kost seringkali membuatmu haus akan kesegaran tamanan sebab minimnya lahan penghijauan. Tapi tenang, karena sekarang Anda bisa menciptakan kesejukan dengan kebun mini yang bisa Anda buat sendiri. Salah satu caranya yaitu memanfaatkan meja belajar yang tak lagi dipakai.

Caranya gampang kok. Cukup masukkan tanah ke dalam laci mejamu sampai 3/4 penuh, kemudian tanam bibitnya di situ. Mungkin Anda bisa memilih tananam yang bisa mengurangi pencemaran seperti tanaman sri rejeki atau golden photos. Atau Anda juga bisa memilih tamanan kesukaanmu. Kemudian, letakkan meja itu di ruangan terbuka. Menarik dan gampang diterapkan kan?

3. Bertanam Dengan Topi

Topi Bekas

Menciptakan kebun yang indah di tempat yang minim sekarang mungkin, dengan menerapkan kebun topi ini! Kebun yang indah memang idaman semua orang. Tenang, Anda tak usah sedih karena minimnya lahan, karena sekarang Anda bisa menciptakan kebun mini yang cantik di lahan yang sempit.

Coba Anda manfaatkan berbagai jenis topi yang sudah tak terpakai. Cara menanamnya gampang kok, pertama Anda pakai pot plastik atau kaleng yang sudah diberi sedikit lubang, kemudian pakai paku atau kawat untuk menempelkannya pada tembok. Kemudian, tanamlah bibit tanaman dan tutup dengan topi sebagai hiasan. Dengan kondisi kebun seperti itu pasti membuat teman kost-mu terpesona setiap hari.

4. Menggunakan Kereta Dorong

Kereta Dorong Mainan

Tak selalu harus memakai pot tanah liat untuk menanam, Anda bisa pakai mainan masa kanak-kanak sebagai penggantinya. Apabila terkadang menanam memakai pot tanah liat bisa membuat kamarmu menjadi kotor, sekarang Anda bisa manfaatkan mainan kereta dorong semasa kanak-kanak sebagai penggantinya.

Anda hanya cukup menambahkan media tanam seperti tanah ke dalamnya, kemudian tanamlah beberapa jenis tanaman yang memiliki daun lebat dan banyak seperti pakis boston atau tanaman petunia dengan bunga yang cantik. Jadi, tanpa harus banyak uang Anda bisa membuat taman mini dengan tanganmu sendiri. Tak hanya itu, cara ini juga memudahkan Anda untuk pindah-pindah tempat.

Baca Juga:
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Ternyata, Ini Faktor Utama Menurunnya Kualitas Hasil Panen Beras!
Yuk! Intip Cara Budidaya Padi Sistem Ratun dan Salibu

5. Menanam Secara Vertikal

Vertikal Plants

Apabila bertanam secara horizontal tak memungkinkan, Anda bisa mengakalinya dengan memakai kantong untuk menanam vertikal. Mungkin selama ini kita terpaku dengan pikiran bahwa berkebun hanya bisa dikerjakan pada lahan mendatar yang luas. Padahal Anda juga bisa berkebun secara vertikal lho.

Caranya Anda hanya perlu mengganti menjadi pola bertingkat. Salah satu dengan memakai tempat seperti kantong motor. Anda bisa menjahit sendiri atau memakai kantong bagasi yang sering ditaruh di jok motor atau sepeda. Nah, kantong ini bisa Anda paku di tembok kayu secara bertingkat, kemudian Anda pakai untuk menanam dijamin kosanmu menjadi lebih asri dan sejuk.

6. Menggunakan Sepatu Bot Bekas

Sepatu Bot

Punya sepatu bot yang sudah tak terpakai? Sekarang Anda bisa mengubahnya jadi pot bunga dadakan. Menanam merupakan hal yang banyak memberikan manfaat. Tak hanya bisa memberikan kesejukan, tanaman juga bisa menjadi hiasan untuk mempercantik ruangan. Salah satu pilihannya yaitu memakai sepatu tak terpakai sebagai pot.

Anda hanya harus memasukkan media tanam seperti tanah dan pupuk, kemudian tanamlah tanaman seperti morning glory atau bunga kertas. Dengan pot seperti ini, dijamin bukan hanya oksigen tambahan yang Anda peroleh tapi juga nilai keindahan jadi keuntuangan. Gampang dan indah ‘kan?

7. Menggunakan Kantong Serbaguna

Kantong Serbaguna

Berkebun tanpa ribet bisa Anda wujudkan hanya dengan kantong serbaguna. Tak hanya murah, metode ini juga tak menyita banyak tempat. Berkebun selalu identik dengan kotor. Tak hanya itu, Anda juga dihadapkan dengan ribetnya menyiram satu persatu. Tapi sekarang Anda memperoleh pilihan yang lebih praktis untuk bercocok tanam, salah satunya dengan cara menanam di kantong serbaguna.

Kantong yang sering dipakai untuk tempat sandal, sepatu atau barang-barang kost ini cukup efektif untuk menampung banyak tanaman. Caranya gampang, Anda cukup memasukkan media tanam 3/4 bagian dan kemudian masukkan bibit tanaman seperti sayuran sawi atau tanaman hias seperti tapak dara. Nah, dengan cara ini Anda bisa berkebun dengan lebih praktis sebab satu tempat bisa menampung banyak tanaman. Tertarik mencoba?

8. Bertanam Dengan Paralon

Paralon Budidaya

Sekarang paralon bukan hanya berfungsi untuk saluran air, tapi juga untuk mensuplai sayuran sehat untuk makan sehari-hari. Tak adanya lahan terbuka yang luas bukan halangan untuk bisa berkebun sayur-sayuran. Karena sekarang Anda bisa mengandalkan paralon untuk membuat kebun idaman. Caranya simple dan mudah diterapkan kok, pertama Anda belah paralon dengan ukuran 1/5 seperti pada gambar. Kemudian buatlah beberapa lubang kecil di permukaan paralon untuk resapan air.

Kemudian paralon Anda ikat dengan kawat dan gantung di tembok rumah. Bukan hanya itu, Anda bisa mengikat beberapa paralon secara bertingkat. Kemudian masukkan media tanam berupa tanah, kompos, dan sekam. Dan barulah Anda tanam beberapa jenis bibit sayuran seperti bayam, cabai, sawi, atau selada.

9. Berkebun Dengan Botol Plastik Bekas

Botol Bekas Vertikal

Daripada botol minum bertumpuk jadi sampah, sekaranglah saatnya Anda manfaatkan untuk berkebun di tembok rumah. Tak hanya susah didaur ulang, sampah botol plastik juga membuat tingkat pencemaran lingkungan semakin parah. Nah, daripada botol plastikmu terbuang begitu saja, maka gak ada salahnya Anda manfaatkan untuk berkebun di tembok rumah. Cara membuatnya gampang kok. Langkah awal Anda buat lubang sekitar 15cm x 7cm dengan cutter, kemudian tambahkan beberapa lubang kecil di permukaan botol.

Ikat dengan tali satu persatu secara bertingkat dan gantunglah tembok. Jika pot botol gantung Anda sudah siap, Anda bisa tanam beberapa jenis bibit sayur atau tanaman hias dengan daun yang rimbun. Metode seperti ini bukan hanya menghemat tempat, tapi juga mengurangi pencemaran dengan memanfaatkan barang-barang bekas.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Karung Beras untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in distributor karung beras, Jagung, karung beras, Padi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi

Teknologi Budidaya Padi

Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi

Jual Karung Beras Untuk Pengemasan Beras – Lim Corporation

Ketika budidaya tanaman padi kita mengenal dengan unsur penerapan teknologi yang dilaksanakan untuk peningkatan produksi. unsur penerapan teknologi itu terbagi menjadi 10 unsur. 10 unsur penerapan teknologi budidaya tanaman padi tersebut mencakup semua hal tentang budidaya, mulai dari proses pemilihan benih sampai proses pengelolaan panen dan pasca panen. Berikut ini 10 unsur penerapan teknologi budidaya padi.

1. Memakai Varietas Benih Unggul Berlabel
Memakai benih bermutu yang berlabel adalah unsur atau faktor utama dalam budidaya tanaman padi, sebab dengan mendorong peningkatan produksi pemakaian benih sangat menentukan hasil dari produksi panen.

2. Pengolahan Tanah Yang Baik
Proses pengolahan tanah yang baik meliputi pemakaian pupuk dasar, olah tanah yang tepat dan sampai pada persiapan tanam menjadi unsur dalam penerapan teknologi budidaya tanaman padi.

3. Pengaturan Jarak Tanam
Pengaturan jarak tanam dalam unsur penerapan teknologi memakai jarak tanam yang dianjurkan pemerintah seperti jarak tanam legowo, baik itu legowo 2:1, legowo 3:1 dan legowo 4:1.

4.Pengendalian Hama Terpadu
Pengendalian hama terpadu merupakan unsur penerapan teknologi dalam hal pengendalian OPT, pengendalian ini mengutamakan pengendalian yang terpadu yang sangat tapat waktu, tepat sasaran dan tepat pemilihan pestisida.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

5. Penerapan Pola Tanam
Penerapan pola tanam seperti Padi-Padi-Palawija harus dilaksanakan, sebab akan membantu memotong siklus hama pada tanaman padi.

6. Pergiliran atau Pergantian Varietas
Pergiliran atau pergantian varietas pada tanaman padi dibutuhkan sebab jangan sampai varietas yang dipakai itu-itu saja, karena akan mengundang OPT untuk menyerang. Laksanakan penggiliran varietas setiap kali musim tanam secara keseluruhan.

Baca Juga:
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler
Perkembangan Pertanian Indoor Mengarah Pada Greenhouse Robotik, Penasaran?
9 Jenis Tanaman Yang Bermanfaat & Cocok Untuk Menghias Interior Rumah
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

7. Pengaturan Air
Pengaturan air ini sangat dibutuhkan bukan hanya untuk menghemat pemakaian air, dengan memakai pengaturan air juga bisa membantu pengendalian hama seperti hama Wereng. Pemakaian pengaturan air secara teratur atau secara intermiten membantu memberikan sirkulasi udara didalam tanam jadi perakaran bisa tumbuh dengan baik.

8. Pemupukan Berimbang
Imbangnya pemberian pupuk sesuai spesifikasi lokasi sangat dibutuhkan, karena jangan sampai pemakaian pupuk seperti Urea diberikan secara berlebihan, tak hanya kurang baik untuk pertumbuhan pemakaian pupuk yang berlebihan seperti urea bisa mengundang hama untuk menyerang.

9. Pemberian Pupuk Pelengkap Cair dan Zat Pengatur Tumbuh
Dalam pemakaian pupuk tambahan ini akan memberikan nutrisi lebih pada tanaman melalui daun, jadi kebutuhan nutrisi tanaman akan dibantu lewat mulut daun.

10. Panen dan Pasca Panen
Unsur penerapan teknologi yang terakhir yaitu panen dan pasca panen meliputi cara panen yang baik dan benar supaya bisa mengurangi kehilangan hasil ketika panen serta penyimpanan yang tepat seperti pengeringan dan pengemasan ketika pasca panen.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Karung Beras untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Karung Beras dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in beras, Jagung, karung, karung beras, Padi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ternyata, Ini Faktor Utama Menurunnya Kualitas Hasil Panen Beras!

Pengolahan Gabah (Beras)

Ternyata, Ini Faktor Utama Menurunnya Kualitas Hasil Panen Beras!

Distributor Karung Beras Harga Murah – Lim Corporation

Salah satu cara untuk mempertahankan supaya gabah atau beras tetap dalam kondisi baik sebelum dijual yaitu dengan penyimpanan, pengemasan, dan pemberian label secara baik, bobot tak susut, bau tak berubah, dan juga warna serta aromanya. Adapun faktor yang harus dipertimbangkan dalam perawatan beras yaitu kualitas beras, alat pengemas, dan faktor lingkungan.

Jika ada kesalahan waktu proses penyimpanan gabah akan mengakibatkan menurunnya mutu beras, misalnya yaitu terjadinya respirasi, tumbuhnya jamur, serangan serangga, dan bahkan yang sering di alami yaitu timbulnya serangan kutu beras.

Penyimpanan beras ada 2 sistem yaitu sistem curah yaitu penyimpanan tanpa menggunakan kemasan dan sistem kemasan yaitu beras dikemas, misalnya dalam karung, kantong plastik kapasitas 10 kg, 25 kg, 50 kg baru disimpan dalam bentuk tumpukan. Kerusakan beras, dapat disebabkan dari 2 faktor yaitu:

1. Faktor Internal
Karena proses penyosohan beras yang kurang bersih, bekatul yang kaya lemak dan masih menempel di beras mengalami oksidasi oleh udara dan enzim menghasilkan senyawa asam lemak yang berbau tengik jadi beras menjadi bau apek. Kerusakan ini disebut kerusakan mikrobiologis.

2. Faktor Eksternal
Kerusakan mikrobiologis karena serangan jamur yang mengakibatkan gabah berwarna hitam, beras yang dihasilkan kusam kehitaman.

Cara untuk meminimalkan kerusakan waktu penyimpanan yaitu pastikan gabah/beras harus kering dengan kadar air 14% atau kurang, untuk derajat sosoh sempurna, gunakan karung plastik yang baik, ruang penyimpanan atau lingkungan harus bersih dan bebas dari debu maupun kotoran, tak ada serangan hama gudang, penerangan dan ventilasi yang cukup dan gampang dibersihkan. Selain itu lindungi gudang penyimpanan gabah dari suhu lingkungan yang ekstrim panas namun usahakan gudang penyimpanan dalam suasana yang sejuk. Gudang penyimpanan tak baik jika terkena sinar matahari langsung dan atap seng harus dilapisi aluminium foil dan glass wool.

Baca Juga:
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Intinya gabah/beras jika disimpan mengalami penyusutan. Jadi kalau gabah atau beras akan disimpan lama tentunya kadar airnya juga harus semakin rendah. Misalnya jika ingin disimpan selama 1–3 bulan, kadar air gabah 13%–14%, 4–6 bulan kadar air 12%, dan bila disimpan selama 7–12 bulan, kadar air gabah 11%. Tata cara penyimpanan yang baik.
1. Proteksi terhadap gangguan hama gudang melalui pembersihan gabah/beras dan wadahnya, pengeringan, pengendalian fisik dan insektisida.
2. Usahakan bangunan dan wadah gabah/beras kedap air. Lokasi bebas banjir dan drainase bagus.
3. Wadah sebaiknya tak dapat dimasuki tikus dan burung.
4. Pengecekan serial yang disimpan secara berkala.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pembersihan dan Penyiapan Tempat Penyimpanan
1) Ruang tempat penyimpanan gabah/beras harus dibersihkan. Karena hama serangga dan tikus suka dengan tempat yang kotor.
2) Singkirkan dan bakar sampah seperti debu, gabah/beras lama, jerami dari tempat penyimpanan.
3) Jika ada lubang pada lantai, dinding dan atap bangunan harus diperbaiki. Karena tikus dan serangga bisa masuk dari lubang tersebut.
4) Berikan anyaman kawat untuk menghalangi tikus dan burung
5) Segera perbaiki atap yang bocor agar air hujan tak masuk
6) Bersihkan lingkungan tempat penyimpanan
7) Bersihkan wadah dan karung kemasan. Karung dapat disterilkan dengan air panas atau freezer.
8) Gunakan pestisida hanya bila sangat diperlukan dan tersedia SDM terampil.
9) Pasang perangkap tikus kalau dimungkinkan kemasukan tikus.

Untuk proses penyimpanan gabah/beras salah satunya yaitu secara kemasan. Adapun jenis kemasan untuk penyimpanan dalam gudang, yaitu:
1. Dengan kemasan karung.
2. Dengan kemasan plastik.

Adapun masing-masing caranya sebagai berikut:
Dengan cara karung. Untuk gabah yang akan disimpan dalam karung, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dari karung yaitu:
1. Kemasan karung harus bisa melindungi gabah dari kerusakan dalam pengangkutan dan atau penyimpanan.
2. Karung kemasan tak boleh menyebabkan kerusakan atau pencemaran pada gabah yang tersimpan. Sebab itulah bahan karung kemasan tak membawa organisme pengganggu tanaman seperti serangga hama
3. Kemasan harus kuat, bisa menahan tumpukan dan melindungi fisik dan tahan pada goncangan serta bisa mempertahankan keseragaman.

Untuk mencegah adanya serangan hama serangga gudang, bersihkan kantong-kantong kosong yang bertebaran didalam maupun disekitar gudang penyimpanan gabah yang ditaruh dalam karung tersebut. Soalnya, kantong- kantong itu akan menjadi tempat serangga gudang bersembunyi dan berkembanga biak.

Apabila akan dikendalikan dengan cara kimiawi, bisa dilakukan melalui fumigasi misal dengan fumigan Aluminium phopspide. Selain itu bisa juga menggunakan insektisida jenis sentuh seperti Malathion, Fenitrothion, Pyrethrin atau dengan Delta methrin. Untuk cara menggunakannya insektisida tersebut disemprotkan di lantai, dinding gudang dan permukaan kemasan gabah. Dan pastikan, penyemprotan insektisida ini tak disemprotkan langsung pada butiran gabah.

Sedangkan dengan memakai kemasan plastik, caranya sebagai berikut:
Masukkan beras dalam kantong plastik dengan kapasitas tertentu, misalnya 5kg, 10kg, 25kg atau 50kg dan kemudian disimpan dalam ruangan secara ditumpuk. Cara penyimpanannya sebagai berikut:
a) Sebelum dipakai bersihkan ruang penyimpanan, setelah itu disanitasi.
b) Berikan balok kayu dan papan yang kering untuk mengganjal tumpukan kemasan beras.
c) Cek kadar air beras, sebelum dimasukkan kedalam plastik apakah kadar airnya sudah 14% atau dibawahnya, sebab daya simpan beras dipengaruhi oleh kadar air yang terkandung dalam beras.
d) Kemaslah beras dengan kemasan 5kg, 10kg, 25kg, atau 50kg untuk mempermudah pengawasan dan pengangkutan.
e) Tumpuk beras yang sudah dikemas diatas papan tempat penyimpanan maksimal 15 tumpukan.
f) Apabila memiliki gudang cukup luas, untuk penyimpanannya bisa dikelompokkan sesuai dengan besar kemasan.
g) Gudang tempat penyimpanan beras harus rapi agar mudah dibersihkan.

* Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Karung Plastik Beras atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in beras, distributor karung beras, karung, karung beras, Padi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Yuk! Intip Cara Budidaya Padi Sistem Ratun dan Salibu

Sistem Budidaya Ratun & Salibu

Yuk! Intip Cara Budidaya Padi Sistem Ratun dan Salibu

Jual Karung Plastik Beras Murah – Lim Corporation

Budidaya padi di Indonesia dengan cara memangkas batang sesudah panen banyak dikerjakan untuk padi lokal yang berumur panjang. Setelah panen, tanaman utama akan dibiarkan tumbuh sampai musim tanam tahun berikutnya.

Dalam beberapa daerah di Indonesia, sistem budidaya itu disebut dengan nama ratun atau salibu, akan tetapi ada yang menyebutkan juga bahwa kedua jenis tersebut adalah teknik yang berbeda.

Padi Salibu Berbeda Dengan Padi Ratun

Ratun merupakan padi yang tumbuh dari batang sisa panen tanpa dilaksanakan pemangkasan batang, tunas akan muncul di buku paling atas, suplai hara tetap dari batang lama. Dalam masa tersebut petani bisa memanen dalam waktu sekitar setengah dari masa tanaman utama, dengan produksi antara sekitar 40%-60% dari panen tanaman utamanya.

Sistem salibu atau sering disebut sekali tanam, panen berkali-kali adalah tanaman padi yang tumbuh kembali sesudah batang sisa panen dipangkas, dan tunas baru akan muncul dari buku yang ada di dalam tanah. Dalam tunas tersebut akan menumbuhkan akar baru jadi suplai hara tak lagi bergantung pada batang lama, tunas ini bisa bertunas lagi seperti tanaman padi umumnya, itulah yang membuat produktivitas dan perkembangannya sama atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman pertama.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Adapun beberapa verietas padi yang mampu berproduksi baik untuk ditanam dengan sistem salibu seperti varietas Batang Piaman, Cisokan, Inpari 19, Inpari 21, Logawa, dan lain sebagainya. Dan sedangkan untuk varietas padi sistem ratun yang cocok yaitu Inbrida padi sawah irigasi atau Inpari 1-30 (Ciherang Sub-1), Ciherang, Mikongga, dan lain sebagainya.

Dari kedua sistem budi daya ini memiliki keuntungan yang sama, di antaranya yaitu:
– Tanpa pengolahan tanah, penyemaian serta penanaman.
– Tenaga kerja yang diperlukan lebih sedikit.
– Biaya pupuk lebih sedikit.
– Waktu panen lebih singkat.
– Keperluan air irigasi lebih sedikit.
– Biaya produksi menjadi lebih hemat.

Pada padi salibu menghasilkan anakan lebih banyak jika dibandingkan dengan padi ratun konvensional, ini diakibatkan karena pengaruh sifat genetik dan lingkungan, seperti ketersediaan air, tingkat kesuburan tanah, sinar matahari, suhu, serta kondisi hama dan penyakit tanaman.

Berdasarkan aspek fisiologi dan karakter morfologi menunjukan perakaran padi salibu lebih kuat dan luas jadi proses penyerapan unsur hara lebih baik bila dibandingkan dengan padi ratun.

Hal tersebut sangat berpengaruh pada jumlah anakan padi dan jumlah gabah per malainya. Budidaya padi salibu bisa meningkatkan produktivitas padi per unit area dan per unit waktu, dan meningkatkan indeks panen dari sekali menjadi 2-3 kali panen dalam setahun dengan hanya menanam 1 kali.

Baca Juga:
Ingin Sukses Saat Budidaya Cengkeh, Yuk Intip Cara Pembibitannya!
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?

Dan jika dibandingkan dengan sistem ratun konvensional, sistem salibu bisa menghasilkan jumlah anakan yang lebih banyak dan seragam, serta produktivitas bisa sama bahkan lebih tinggi dari tanaman utamanya.

Pemangkasan Pada Sistem Salibu
Perkembangan tunas-tunas terjadi salah satunya karena adanya perlakuan pemangkasan. Tingginya pemangkasan batang bisa menentukan jumlah mata tunas yang ada untuk pertumbuhan ulang. Dengan demikian tinggi pangkasan berpengaruh pada kemampuan pembentukan tunas salibu.

Untuk pemangkasan batang padi harus dekat dengan tanah, supaya waktu tumbuh akar ke tanah bisa langsung masuk ke tanah, pemotongan batang sekitar 3cm-5cm dari permukaan tanah.

Pertumbuhan tunas sesudah dipotong sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air tanah. Sebaiknya ketika panen kondisi air tanah dalam keadaan kapasitas lapang. Untuk mengimbangi keperluan unsur hara di masa pertumbuhan anakan padi.

Salibu butuh pemupukan yang cukup, terutama hara nitrogen. Untuk menjaga pertumbuhan dan ketersediaan air, maka pertahankan kondisi air di permukaan lahan dalam kondisi macak-macak, di mana saluran pemasukan dan pengeluaran air dalam keadaan tertutup.

Pemangkasan Pada Sistem Ratun
Waktu terbaik untuk panen tanaman padi yang dipersiapkan untuk padi ratun yaitu ketika tangkai atau batang jerami masih hijau, bulir padi belum matang penuh dan kering.

Proses pemanenan sebaiknya dilaksanakan 5 hari sebelum umur panen seperti tertera di diskripsi varietas, sebab di kondisi seperti itu, batang padi secara fisiologis masih aktif untuk pertumbuhan anakan ratun. Apabila panen terlambat bisa mengakibatkan daya tumbuh tunas berkurang, dan banyak gabah yang rontok dan ketika tumbuh nanti akan menjadi gulma.

Sekitar 2 minggu sebelum panen umumnya sawah dikeringkan untuk menyeragamkan kematangan malai. Untuk kebutuhan padi ratun, pengeringan difungsikan untuk memperbaiki aerasi tanah dan menekan perkembangan hama dan penyakit dalam tanah. Sesudah padi dipanen, sawah segera digenangi, dengan tinggi sekitar 5cm selama 2-3 hari. Setelah itu air dikeluarkan lagi.

Penggenangan tujuannya untuk menjaga supaya tanah tetap lembab jadi batang padi yang masih berdiri tak kering. Bila ketika panen air tanah masih dalam kapasitas lapang, maka tak butuh lagi digenangi.

Kelemahan dari kedua sistem ini yaitu, karena tak ada masa berat antara satu daur hidup tanaman dengan daur hidup selanjutnya maka penerapan sistem budi daya padi salibu dan ratun akan lebih rentan pada berbagai kemungkinan serangan hama dan penyakit.

* Ingin info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargakarungberas

Apabila Anda Membutuhkan dan Ingin Memesan Karung Plastik Beras atau Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Posted in beras, distributor karung beras, Jagung, karung, karung beras, Padi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment